alexametrics

Dies Natalis Unika ke-40, Selalu Berinovasi dan Siap Hadapi Tantangan Baru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata genap berusia 40 tahun pada 2022 ini. Perguruan tinggi ini akan selalu berinovasi dan siap untuk menghadapi tantangan baru.

Serangkaian acara digelar dalam rangka dies natalis ke-40. Kali ini mengusung tema Menemukan dan Menghidupi Sukacita dalam Perutusan dan Pelayanan.
Ketua panitia Dies Natalis Unika, Kristiana Haryanti mengatakan tujuan dari tema tersebut agar dosen dan karyawan lainnya memiliki semangat melayani dan mewujudkan perutusan dengan suka cita. Tentunya dengan bermanfaat bagi orang lain.

“Tema ini diambil dari semangat Inflammare Humanitatem yang diusung oleh pak Rektor untuk perutusan dan pelayanan,” jelasnya saat ditemui di Kampus Unika BSB City, Mijen, Kota Semarang.

Baca juga:  Tingkatkan Pembiayaan Hijau, BNI Akan Menerbitkan Green Bond

Wakil Rektor Bidang Inovasi Riset dan Publikasi Unika Robertus Setiawan Aji menyadari banyak tantangan berat yang akan datang di masa depan. Menurutnya setiap masa kepemimpinan mempunyai tantangan masing-masing.

“Tahun ini Unika menginjak usia 40 tahun. Tentu sudah cukup tua bagi sebuah perguruan tinggi di Semarang. Meski sudah dikenal luas, baik sisi kualitas dan keunggulan. Unika tidak boleh lengah dan tidak boleh diam di zona nyaman,” akunya.

Baginya, ini menjadi momen untuk merenung serta refleksi bersama untuk menumbuhkan semangat pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. Ia yakin jika berproses secara baik hasilnya akan baik juga.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Bisnis Unika Probo Yulianto Nugrahedi mengatakan rangkaian dies natalis Unika. Pihaknya akan melaksanakan live in selama tiga hari dua malam di Jawa Tengah.

Baca juga:  Revitalisasi Pusat Studi, Unika Optimalkan Dosen Muda Lakukan Riset Ilmiah

“Ada 22 gereja yang akan dikunjungi, setiap tim ada enam sampai tujuh karyawan. Outputnya bisa penyuluhan dan lainnya. Tergantung dengan kebutuhan di wilayah masing-masing,” kata Probo.

Selain itu, Unika juga mengadakan kegiatan kenduri, misa, orasi ilmiah, dan lainnya untuk memeriahkan acara dies natalis ke-40 ini.

“Keterlibatan seluruh civitas akademika dan masyarakat sekitar ini membuktikan bahwa kami tidak mengeksklusifkan diri walaupun kami sebagai universitas katolik. Karyawan yang beragama muslim pun kami bagi tugas bersama,” pungkasnya. (kap/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya