alexametrics

Dua Tahun Vakum, Borobudur Tourism Expo Kembali Digelar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Event wisata Borobudur Tourism Expo (BTE) bakal kembali digelar. Lokasinya berada di Grand Artos Hotel & Convention di Magelang.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Jateng Jateng Sugeng Sugiantoro mengatakan, acara ini bekerja sama dengan Raja MICE sebagai penyelenggara kegiatan.

Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Ada 80 UMKM yang turut berpartisipasi unjuk gigi mempromosikan produk.

“Kegiatan ini sudah 20 tahun berjalan, namun dua tahun terakhir tidak terselenggara karena pandemi Covid-19. Tahun ini kegiatan ini akan berlangsung pada 15-17 Oktober 2022,” katanya, Selasa (26/4) di Kantor Disporapar Provinsi Jateng, Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang.

Baca juga:  Kronologi Beredarnya Kabar Hoaks Tanggul Jebol di Tanjung Emas Semarang, Pekerja Lari Ketakutan

Tak hanya itu saja, dalam kegiatan tersebut Sugeng juga akan melibatkan asosiasi biro perjalanan, asosiasi wisata, UMKM dan perhotelan serta menggandeng perwakilan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur.

“Saya harap acara ini nanti menjadi momentum bangkitnya industri pariwisata Jawa Tengah,” harapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang pertemuan nasional perdagangan pariwisata dan ekonomi kreatif terbesar di Jawa Tengah. Dilaksanakannya kegiatan ini juga merupakan semangat dari G20Spirit yang merupakan kerjasama dari berbagai pihak di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai wujud mendukung Presidensial G20 yang dipegang Indonesia untuk pertama kalinya.

CEO Raja MICE/Chief Community Officer Panca R Sarungu menambahkan, untuk menarik perhatian turis asing yang akan berkunjung ke Jawa Tengah, ia bakal menggandeng dan bekerja sama dengan travel agent dari luar negeri. Dengan begitu, kegiatan BTE diharapkan mampu mencapai target transaksi senilai Rp 90 miliar.

Baca juga:  Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

“Kami akan melakukan kerja sama dengan travel agent dari Malaysia, Singapura, China, India dan Amerika Serikat. Namun juga tidak menutup kemungkinan kami juga mengundang travel agent dari negara lain seperti Turki dan Australia,” katanya.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata – Setyo Irawan mengatakan Borobudur Tourism Expo juga bertujuan mempromosikan dan menjual potensi destinasi wisata di seluruh wilayah Jawa Tengah, mempromosikan dan meningkatkan produk-produk UMKM. (ifa/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya