alexametrics

Momentum Ramadan, Horison Ultima Semarang Berbagi Bersama Anak Panti Asuhan Muwanah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang -Manajemen Horison Ultima Semarang berupa menu buka puasa dan sumbangan kepada anak yatim dan duafa penghuni Panti Asuhan Muwanah Semarang.

Executive Asisten Manager Horison Ultima Semarang Kholid Basyaiban mengatakan, agenda CSR santunan anak yatim ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada sesama. Terlebih, bertepatan dengan momentum Ramadan.

Selain kunjungan memberikan menu buka puasa dan sumbangan, pihaknya juga berniat menjalin silaturrahmi. “Pemberiannya memang tak seberapa. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Jumat (22/4/2022).

Kholid mengungkapkan alasan memilih Panti Asuhan Muwanah. Selain berdekatan dengan Hotel Horison Ultima, pihaknya yakin doa anak yatim bisa diijabah oleh Allah. Kedepan, juga akan melakukan agenda semacam ini. “Kami ingin berbagi kepada yang terdekat dahulu,” ujarnya.

Baca juga:  Ponpes Askhabul Kahfi Sabet Dua Penghargaan Sekaligus

Pihaknya meminta doa agar seluruh manajemen dan karyawan diberikan kesehatan dan kelancaran dalam usaha. Mengingat kondisi saat ini masih belum begitu bagus. Namun, dengan kepedulian ini diharapkan bisa merangsang dan membuka rezeki yang lebih luas dari Allah. “Sehingga kami bisa memberikan kontribusi yang lebih baik,” tandasnya.

Kholid juga menegaskan usai lebaran akan memuliakan anak-anak yatim untuk mengunjungi hotel untuk berenang.

Di saat yang sama Pengurus Panti Asuhan Prihastuti Susi mengaku bersyukur. Baru kali pertama panti asuhannya disambangi oleh pihak hotel. “Tentu saja manfaatnya besar, apalagi lokasinya tak jauh dengan kami,” ucapnya.

Ia mengapresiasi langkah Manajemen Horison Ultima. Hadir menjalin silaturrahim, memberikan kenang-kenangan, tanda kasih kepada keluarga Panti Asuhan Muwanah. Setidaknya ada tujuh anak yatim dan 23 anak duafa. Diantranya 19 anak laki-laki dan 11 perempuan. “Di sini pendidikan terjamin. Khususnya aspek keagamaan. Padat dengan ngaji,” imbuhnya.

Baca juga:  Peringati Hari Kartini, BRI Group Apresiasi 7.000 Perempuan dalam WOMAN 2022

Susi punya tujuan. Yaitu mengantarkan anak-anaknya ke jenjang perguruan tinggi. sejak berdirinya panti asuhan dari 1993, sudah cukup banyak alumni yang sukses. Saat ini anak-anak panti asuhan beragam. Ada yang masih Paud, TK, SD, hingga yang paling besar menginjak SMK. “Kami ingin lebih banyak mencetak lulusan sarjana,” pungkasnya. (cr3/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya