alexametrics

Sekjen Kemenkumham Ingatkan Jajaran Tak Lengah, Cegah Deteni dan Warga Binaan Pemasyarakatan Kabur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Jakarta – Menghadapi libur dan cuti bersama Idul Fitri 1443 H, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Andap Budhi Revianto mengingatkan jajarannya agar tidak abai terhadap tugas dan kewajibannya. selama masa libur agar pelayanan publik tidak terbengkalai.

“Jangan sampai abai dalam masa libur dan cuti bersama selama lebaran ini. Ingat, ada kewajiban pelayanan publik yang tetap harus dilaksanakan dalam masa-masa tersebut,” papar Andap dalam arahannnya ke jajaran kantor wilayah (Kanwil) DKI dan Kanwil se-Kalimantan.

Dalam libur yang berlangsung mulai 29 April hingga 6 Mei 2022 ini petugas di beberapa unit pelaksana teknis (UPT) tetap melaksanakan tugas. Seperti rumah tahanan (rutan), lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah detensi imigrasi (rudenim).

Baca juga:  Xiaomi Luncurkan Redmi 10, Jagoannya Smartphone Entry-Level dengan Quad Camera 50MP

Andap mengingatkan agar tetap terus waspada meningkatkan pengawasan. Hal ini agar tidak ada deteni, warga binaan, maupun tahanan yang kabur dengan memanfaatkan kelengahan petugas.

“Para pimpinan harus pantau lokasi persiapan pengamanan di UPT,” pesan Sekjen, Rabu (13/4/2022).

Selama libur dan cuti bersama, Andap juga minta agar seluruh jajaran memperhatikan pengamanan. Pengamanan yang dimaksud mencakup aspek pengamanan kantor, tugas dan kewajiban, pengamanan pribadi pegawai, sarana dan prasarana, hingga pengamanan informasi. Ia juga mengingatkan petugas tetap disiplin menerapkan prokes guna menghindari Covid-19 meskipun sudah vaksin 2 kali atau bahkan boster.

Selain itu, ia meminta pegawai melakukan pengamanan bagi sarana dan prasarana dengan cara mencegah kebakaran akibat korslet selama libur lebaran. Bagi daerah kantor atau rumah rawan banjir, barang-barang harap diletakkan pada tempat yang aman.

Baca juga:  Dukung Pemberantasan TPPU, Kemenkumham Jateng Lakukan Pengawasan Notaris

Dalam lingkungan kerja, pengamanan dilakukan dengan antisipasi berbagai kejadian darurat atau tidak terduga khususnya di UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi.

“Tingkatkan kewaspadaan dan piket jaga karena pada masa tersebut akan banyak pengunjung datang. Hati-hati, jangan lengah. Periksa ketat semua barang bawaan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan pengawasan selama libur dan cuti bersama dengan memitigasi risiko.

Ia mengungkapkan bahwa dalam memitigasi risiko dapat ditelaah mulai dari kondisi lingkungan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), pegawai, hingga sinergi UPT dengan Forkopimda dan wartawan.

“Seluruh Kepala UPT memitigasi resiko yang mungkin terjadi, dan segera mencegah sebelum masalahnya muncul, waspada terhadap segala kemungkinan. Jangan sampai kita dua kali jatuh di lubang yang sama,” tegas Yuspahruddin.

Baca juga:  Pembentukan Desa Sadar Hukum Baru 3 Persen

Kakanwil juga mengkaji potensi persoalan-persoalan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tugas sebagai bagian dari mitigasi risiko. Singkatnya, Kakanwil meminta seluruh jajarannya untuk tidak menyumbangkan permasalahan bagi Kemenkumham serta bekerja secara professional untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat luas. (ifa/web/bas) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya