alexametrics

Kurangi Kecanduan Gawai, Gelar Lomba Mewarnai Anak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Banyak hal bisa dilakukan untuk memacu kreativitas anak sejak usia dini. Seperti dilakukan Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun dengan menggelar lomba mewarnai bagi anak pendidikan usia dini (PAUD).

Lomba digelar dengan memperebutkan Piala Ketua DPRD Kendal. Ratusan anak-anak peserta lomba sangat antusias. Hal itu nampak pada semangat ratusan anak dalam berkreasi. Lomba digelar KB-TK Al-Muchsin di Balai Latihan Kerja (BLK) Al-Muchsin, Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon.

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun yang juga pendiri TK-KB Al Muchsin mengatakan untuk memacu kreatifitas anak. Selain itu untuk mengurangi dampak teknologi terutama maraknya permainan online di gawai.

“Makanya perlu diimbangi dengan lomba-lomba sehingga anak maupun orang tua menyadari betul untuk menumbuhkan potensi kecerdasan dan kreativitas anak,” kata Politisi PKB itu.

Baca juga:  Dico: Pertanian Jadi Kunci Kemajuan Kendal

Terlebih saat ini gawai banyak permainan yang justru membuat anak-anak malas belajar. Selain itu banyak aplikasi media sosial yang  beragam. Hal ini menjadi permasalahan serius. Sebab orang tua akan sulit mengawasi.

“Dengan adanya perlombaan semacam ini, dapat menumbuhkembangkan potensi anak. Selain itu mengurangi kecanduan anak agar tidak bergantung dengan gawai,”  tutur Ketua DPC PKB Kendal itu.

Meski kegiatannya kecil, tapi menurutnya bisa memberikan dampak luar biasa. Terlebih untuk menggali potensi dan bakat anak-anak. “Apalagi mereka mendapatkan apresiasi, sehingga kedepan anak-anak lebih semangat dalam berkreasi,” paparnya.

Diakuinya, teknologi digital begitu mempengaruhi gaya hidup semua orang. Bahkan anak-anak, hampir setiap hari memegang gawai. “Makanya harus sebijak mungkin menggunakan gawai,” tamahnya.

Baca juga:  Bangun Jaringan dengan Pusat, Majukan Sektor Wisata

Lebih lanjut dikatakan, teknologi baik sebagai bagian hidup tapi jangan sampai ketergantungan karena itu perlu pembatasan pemakaian. Dengan lomba ini anak-anak disibukan dengan kegiatan lain agar tidak selalu memegang gawai.

“Lomba ini juga menandai dibukanya TK dan KB Daycare Al Muchsin dengan harapan ini  bisa bersama sama mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.

Camat Pegandon Endah Ispriandini  mengatakan perkembangan teknologi tidak bisa dipungkiri dapat membawa efek bagi tumbuh kembang mental anak. Ketergantungan kepada gawai menjadi momok bagi orang tua.

Padahal pendidikan usia dini sangat mempengaruhi perkembangan anak-anak, sehingga perlu perhatian dari orangtua. Camat Pegandon Endah Ispriandini menyambut positif dengan banyak sekolah usia dini di wilayahnya.

Baca juga:  Manfaat KUR, Pacu UMKM di Masa Pandemi

“Kelompok  bermain Daycare Al Muchsin ini merupakan pertama di Pegandon, karena selain bisa mendapatkan pendidikan usia dini, orangtua bisa menitipkan perkembangan anaknya di sekolah ini,” katanya.

Menurutnya ibu ibu muda sekarang banyak yang bekerja dan anaknya dititipkan orang tuanya. Namun  sekarang bisa dititipkan sambil belajar di KB Al Muchsin. “Teknologi berpengaruh namun perlu pendidikan akhlak untuk anaknya,” imbuhnya. (bud/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya