alexametrics

BKKBN dan Kagama Berikan Pengobatan di 56 Lapas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – BKKBN dan Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) melakukan pengobatan terhadap narapidana. Target yang dilakukan adalah sebanyak 56 lokasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) diseluruh Indonesia.

“Ini kan kita akan lakukan bakti sosial di Lapas. Meriksa orang orang yang jarang diperiksa. Memang bakti sosialnya itu diseluruh Indonesia secara serentak, ada 56 titik (Lapas) seluruh Indonesia bersama teman-teman TNI,” ungkap Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, di Puri Gedeh, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (29/1/2022) malam.

“Kita berharap nanti Pak Ganjar selaku Ketua Pak Kagama, saya selaku Ketua Kagama Kedokteran, kemudian nanti sebagai Ketua Kagama, Pak Ganjar bisa say hello lah, dan melaunching program seluruh nasional,” bebernya.

Baca juga:  Dugaan Notaris Melanggar Aturan, Kemenkumham Jateng Segera Bentuk Majelis Periksa

Hasto Wardoyo juga menyampaikan Baksos yang digelar di Lapas terkait pemeriksaan kesehatan, termasuk juga pelayanan kesehatan kepada warga binaan di Lapas. Alasan sasaran baksos di Lapas, pihaknya menyampaikan dilaksanakannya baksos di Lapas secara gratis dengan tujuan menjaga kesehatan.

“Warga binaan di Lapas itu kan karena selama ini pengobatan gratis kepada masyarakat umum terus. Tapi untuk yang khusus kan jarang disentuh orang luar,” ujarnya.

“Ini kan juga lagi pandemi covid. Kemudian rutan perempuan juga. Maka BKKBN ini juga bekerjasama dengan Kagama, TNI Polri, Kumham, untuk memberikan konseling,” sambungnya.

Terkait target pengobatan, Hasto wardoyo menegaskan secara target adalah jumlah tercapainya target di 56 titik tersebut.

Baca juga:  Kunjungan ke NTT, Jokowi Ajak Masyarakat Pakai Masker

“Sebenarnya targetnya ini titik. Semoga targetnya di 56 titik diseluruh Indonesia bisa berjalan lancar dan baik,” pungkasnya. (mha/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya