alexametrics

FE Unissula Sambut Generasi Z dengan Pendidikan Terbaik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Perubahan teknologi informasi yang begitu cepat memberikan tantangan tersendiri bagi umat manusia. Tantangan tersebut semakin nyata terlebih bagi Generasi Z yang lahir antara tahun 1995-2010. Generasi ini dapat dikatakan sebagai pewaris utama era digital dan teknologi informasi.

Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unissula Prof Olivia Fachrunnisa SE MSi PhD meengatakan, teknologi memiliki dampak positif tetapi juga berdampak negatif jika digunakan dengan tidak bijak dan cermat. Teknologi dapat disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk menyebarkan ujaran kebencian, mencelakakan orang lain dan mengakses situs terlarang. “Generasi Z sangat memerlukan etika berteknologi sehingga tetap memiliki moral dan tanggung jawab ketika menggunakannya,” ungkap profesor termuda Unissula tersebut.

Dosen pengajar bidang informasi manajemen tersebut mengharapkan Generasi Z untuk tumbuh natural dan jangan mengharapkan segalanya berjalan instan. Berbagai fasilitas dan keterbukaan akses yang tersedia dimasa kini termasuk ragam produk yang menawarkan kemudahan berpotensi menjadikan Generasi Z cenderung memilih hal yang bersifat instan. “Jika hal ini tidak disikapi dengan tepat, maka akan membentuk generasi yang cenderung bermalas-malasan, tidak kritis dan kurang kreatif”, tuturnya.

Baca juga:  Masuk Zona Hijau, Dua Daerah Diizinkan Buka Sekolah

Lantas bagaimana kesiapan FE Unissula dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi Generasi Z? FE Unissula memiliki SDM yang mumpuni dalam mengakomodir kebutuhan pendidikan bagi Generasi Z. Staf pengajar dan tenaga administrasi yang profesional dan tersertifikasi disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa.

Saat ini FE Unissula memiliki delapan guru besar. Dosen-dosen dengan sertifikasi profesi di bidang manajemen dan akuntansi yang diharapkan bisa membantu membentuk personality generasi yang unggul. “Tidak hanya itu, SDM Fakultas Ekonomi Unissula juga secara berkala telah mengikuti program upgrading dalam rangka penyesuaian model pengajaran dan pelayanan terhadap mahasiswa sesuai dengan perkembangan yang ada,” papar Olivia.

“Di Fakultas Ekonomi kami menanamkan lima nilai berbasis nilai-nilai Islam yang disingkat dengan nama Choolifah”, terang Olivia.

Baca juga:  Naikkan 7 Persen, Perlu Speedometer Bulanan

Choolifah merupakan singkatan dari cooperative, leadership, innovative, fairness, dan amanah. Kelima nilai inilah yang menjadi pedoman karakter di FE Unissula dalam membangun generasi terbaik yang berkarakter Islam yang rahmatal lil alamin.

FE Unissula memiliki budaya akademik islami yang biasa disebut dengan “BudAI”. BudAI ini memiliki aspek gerakan pembudayaan yang terdiri atas lima aspek yaitu membangun Islamic Learning Society, gerakan shalat berjama’ah, berbusana Islami, thaharah, dan keteladanan. Jadi diharapkan Generasi Z tidak hanya melek mengenai dunia, tapi juga bisa mendapatkan ridha dari Allah SWT.

FE Unissula mengelola lima prodi yang terdiri dari D3 Akuntansi, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S2 Manajemen, dan S3 Manajemen. Dari lima prodi tersebut, empat prodi telah meraih Akreditasi Unggul, dan satu prodi lagi yaitu S3 Manajemen meraik peringkat Akreditasi Baik Sekali di usianya yang baru beberapa tahun. Dua prodi S1 Fakultas Ekonomi Unissula saat ini juga telah terakreditasi internasional ABEST21.

Baca juga:  Fathan Subchi Bantu Alkes Senilai Rp 250 Juta untuk RSI NU

“Pemahaman atau literasi manusia yaitu kepemilikan nilai-nilai kemanusiaan, ketuhanan dan kewarganeraan, ditambah dengan kecakapan teknologi dan kesiapan untuk menghadapi segala macam perubahan lingkungan menjadi fokus Fakultas Ekonomi Unissula untuk menyiapkan generasi terbaik penerus bangsa,” pungkas Olivia. (gie/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya