alexametrics

Kemenkumham Jateng Dampingi Pemkab Karanganyar Wujudkan Teh Kemuning sebagai Indikasi Geografis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Karanganyar – Kementerian Hukum dan HAM melalui Kantor Wilayah Jawa Tengah siap mendampingi Pemkab Karanganyar dalam mewujudkan Teh Kemuning sebagai Indikasi Geografis. Sebagai otoritas yang memfasilitasi pelayanan Kekayaan Intelektual, rencana tersebut sangat di dukung.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menilai komoditas Teh Kemuning memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan. Lebih penting, Teh Kemuning dengan segala kekhasan perlu mendapat perlindungan sebagai sebuah Kekayaan Intelektual. Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendorong aset alami daerah itu tercatat sebagai sebuah Indikasi Geografis.

Sebagai langkah awal, perwakilan Kanwil Kemenkumham Jateng bersama Baperlitbangda Kabupaten Karanganyar mengadakan pertemuan permulaan guna membahas hal ini, Kamis (20/01/2022).

Pertemuan digelar di Ruang rapat Baperlitbangda Kabupaten Karanganyar. Dihadiri Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Tri Junianto, Kepala Baperlitbangda, Kabid Perekonomian serta Kabid Penelitian dan Pengembangan.

Baca juga:  Polisi Harus Tindak Gerakan Radikal Melalui Medsos

Kasubid Pelayanan KI Tri Junianto memaparkan arti pentingnya Kekayaan Intelektual ini baik bagi masyarakat maupun bagi Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan tersebut, Tri Junianto juga mendorong adanya Klinik Kekayaan Intelektual di Kab Karanganyar.

“Kanwil Kemenkumham Jateng berkomitmen akan terus memberikan pendampingan serta mengawal proses pendaftaran Teh Kemuning sebagai Indikasi Geografis,” katanya.

Sebagai gambaran, Teh Kemuning tumbuh subur di daerah Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Selain suguhan sensasi pemandangan ratusan hektar perkebunan teh yang membentang di desa itu, pengunjung dapat menikmati varian rasa teh tradisional yang dibuat warga setempat.

Soal kualitas, Teh Kemuning tidak kalah rasa dengan teh produk pabrikan. Beberapa tahun terakhir, unit usaha kecil menengah (UKM) Teh Kemuning tumbuh pesat dengan menyajikan produksi aneka rasa teh.

Baca juga:  Petugas Gabungan Terus Mencari Pekerja Bangunan yang Tertimbun Longsor Talut di Karanganyar

Mulai teh asli, teh jahe, teh melati, teh kopi, teh sere, teh putih, teh mint hingga teh hijau. Pasarannya tidak main-main. Beberapa UKM sudah memasarkan teh hingga mancanegara.

Pengolahan teh tradisional ini menggunakan kayu bakar. Dengan demikian cita rasa teh Kemuning akan berbeda dengan teh modern seperti teh celup dan teh kemasan pabrikan.

Nantinya, Pemkab Karanganyar akan menggelar rapat yang menghadirkan OPD terkait untuk melakukan inventarisir terhadap potensi serta kebudayaan-kebudayaan yang dapat dicatatkan serta didaftarkan Kekayaan Intelektualnya. (ifa/bas) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya