alexametrics

Unimus Gelar Wisuda Offline Pertama

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang  Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar wisuda offline pertama kali sepanjang pandemi covid-19. Prosesi berlangsung selama dua hari dengan pembagian tiga sesi wisuda pada 16-17 November di Gedung Serba Guna Unimus.

Sebelumnya beberapa kali Unimus mengadakan wisuda secara hybrid. Hanya beberapa mahasiswa berprestasi yang hadir secara offline. Namun melihat kondisi membaik dan kawasan Kota Semarang bedara di level 1 pihak kampus mulai prosesi secara langsung. Meski begitu prokes tetap dijalankan.

Kini prosesi pemindahan pita dari kiri ke sebelah kanan dilakukan oleh Rektor secara langsung. Hal itu menjadi kebanggan tersendiri bagi para wisudawan. Pasalnya selama wisuda virtual prosesi tersebut digantikan oleh orang tua.

Baca juga:  Buku-bukunya Selalu Ikut Aturan Pemerintah, Kunci Tiga Serangkai Eksis 62 Tahun

Rektor Unimus Masrukhi berpesan agar para lulusannya menjadi pribadi yang berani terjun dalam dunia karir maupun masyarakat secara profesional dan totalitas. Dengan bekal keilmuan, softskill, dan ketaqwaan yang diperoleh selama berkuliah, Ia optimis mahasiswanya akan sukses di profesi masing-masing.

“Saya tidak bilang tantangan dunia luar semakin berat, karena saya yakin kalian mampu beradaptasi. Tapi saya katakan tantangan semakin kompleks,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya mewisuda 509 strata sarjana, 217 strata profesi, 355 strata diploma, dan 4 strata magister. Sebanyak 54 persen mahasiswa lulus dengan IPK cumlaude, 44 persen sangat memuaskan, dan sisanya memuaskan.

Meski sistem pembelajaran berubah drastis saat pandemi, Masrukhi mengatakan hal itu tak mengurangi minat para mahasiswa baru untuk mendaftar di kampusnya. Ia menargetkan 3.000 mahasiswa baru, akan tetapi jumlah yang diterima sebanyak 3.518 mahasiswa.“Ini jauh di luar perkiraan kita,” imbuhnya.

Baca juga:  Serapan Dana Covid-19 Jateng Masih Rendah

Diakui prestasi tersebut tak lepas dari upaya Unimus yang relatif cepat dan profesional dalam beradaptasi pada kebiasaan digital selama pandemi. Di luar itu, pembangunan tetap berjalan. Saat ini Ia tengah menyiapkan gedung baru kampus dan rumah sakit pendidikan berlantai sembilan.“Kita juga menyiapkan 15 prodi baru, 11 untuk sarjana, 4 magister,” tambahnya.

Suasana haru nampak di wajah para wali yang hadir. Usai prosesi, para wisudawan berswafoto bersama keluarga di berbagai sudut kampus. Pantas saja, sudah lama mereka menantikan momen tersebut. Akhirnya para mahasiwa dapat mengikuti wisuda secara online. (taf/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya