Layanan Monggo Lapor Tampung Keluhan Warga Kota Magelang, Begini Cara Pelaporannya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang — Pemkot Magelang mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi berbasis website “Monggo Lapor” untuk menyampaikan aspirasi dan aduan pelayanan publik di Kota Magelang. Segala laporan warga yang masuk ke kanal ini akan langsung direspons.

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang Prianta Adi Wibawa menjelaskan, layanan Monggo Lapor adalah saluran pengaduan masyarakat yang resmi dimiliki Pemkot Magelang. Kali pertama berupa laman Facebook yang dibuat 18 Oktober 2016. Kemudian disempurnakan dengan pembuatan aplikasi berbasis website di awal tahun 2020.

Aspirasi dan aduan masyarakat yang disampaikan melalui kanal ini akan teregristrasi dan lansung diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Dengan harapan, permasalahan masyarakat segera teratasi.

“Sejauh ini tingkat respons kami 90,4 persen dari seluruh aspirasi dan aduan yang masuk,” kata Prianta, Kamis, (11/11/2021).

Baca juga:  Geledah Lapas, Temukan Sebungkus Paku dan Puluhan Korek Api

Cara menggunakannya pun mudah. Masyarakat dapat mengakses layanan ini dimanapun dan kapanpun melalui https://lapor.magelangkota.go.id/. Namun sebelumnya, bagi pengguna baru harus melakukan pendaftaran akun. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi 6 pertanyaan tak sampai satu menit.

Berikut langkah-langkahnya :

1. Klik https://lapor.magelangkota.go.id/

2. Klik daftar

3. Isi kolom username, email, nama asli, lalu buat password atau kata sandi akun. Kemudian konfirmasi kata sandi. Selanjutnya cantumkan nomor HP/telepon. Jika ingin lebih mudah, dapat log in atau masuk dengan akun Facebook atau Twitter.

Tampilan Aplikasi Magelang Cerdas

Prianta menambahkan, akun pengguna yang terdaftar bisa langsung menyampaikan aspirasi maupun aduan. Bahkan pengguna diberi pilihan untuk menyembunyikan identitas akun (anonim) jika tidak ingin terpublikasi.

“Namun pastikan substansi aduannya jelas dan bisa diidentifikasi oleh kami, agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca juga:  Djarum Foundation Donasikan 1.000 Konsentrator Oksigen

Adapun setelah laporan ditulis dan dikirim, akan masuk pada proses delegasi ke dinas atau instansi berwenang, lalu proses tindak lanjut. Setelah itu masuk pada tahap tanggapan balik. Di sinilah, pengguna bisa memberikan tanggapan balik jika dirasa respons dari Monggo Lapor belum memuaskan. Terakhir proses selesai.

Layanan Monggo Lapor juga bisa diakses melalui aplikasi android Magelang Cerdas. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Playstore. Semua kemudahan ini diberikan untuk memberikan kenyamanan pengguna.

Namun ia tidak menampik, masih ada masyarakat yang memilih menyampaikan unek-unek di media sosial (medsos) masing-masing. Dia harap, warga mulai bergeser ke fasilitas pelayanan Monggo Lapor agar mudah ditindaklanjuti. “Setiap ada aspirasi atau aduan yang masuk ke Mongo Lapor, kami mendapat notifikasi. Lain halnya jika aspirasi disampaikan melalui medsos, kami agak sulit memantau,” jelasnya.

Baca juga:  UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2021: Targetkan Business Matching Senilai US$65 Juta

Dikatakannya, inovasi Monggo Lapor ini mendukung keterbukaan informasi publik Pemkot Magelang. Aduan masyarakat itu juga bisa dijadikan perencanaan program daerah. Ia merekap. Permasalahan yang bedampak atau sering dihadapi masyarakat akan menjadi prioritas.

Selain itu, aduan dari Monggo Lapor bisa dijadikan acuan OPD untuk menyusun “pohon masalah”. Menurutnya, penyusunan pohon masalah ini merupakan langkah awal dalam penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang kini juga menjadi perhatian Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz. “Mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan, sampai pelaporan,” pungkasnya.

Selain Monggo Lapor, aspirasi dan aduan tentang Kota Magelang bisa juga disampaikan melalui https://laporgub.jatengprov.go.id/ milik Pemprov Jateng dan atau melalui aplikasi SP4N LAPOR atau https://www.lapor.go.id/ milik Kementerian PAN RB RI. (put/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya