alexametrics

Hormati Pahlawan dan Ulama Pejuang Kemerdekaan

Artikel Lain

 

 

RADARSEMARANG.ID – PT Equityworld Futures Cabang Semarang menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan dengan mengusung tema Spiritualisme, Nasionalisme dan Profesionalisme diikuti segenap staf beserta karyawan dan dipimpin langsung oleh Kepala Cabang Ismet Faradis.

“Dalam memerangi Covid 19, kita tetap semangat dan profesional dalam bekerja dan melaksanakan kewajiban sebagai bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilainilai luhur kepahlawanan dan kebangsaan yang berbhineka tunggal ika,” kata Ismet kepada para peserta kegiatan.

Upacara peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia di Ruang Training kantor PT Equityworld Futures Cabang Semarang. (Istimewa)
Staf dan karyawan PT Equityworld Futures Cabang Semarang hormat bendera saat upacara. (Istimewa)

Rangkaian kegiatan yang pertama adalah malam tirakatan yang dilakukan dengan berziarah ke makam pejuang dan juga seorang ulama. Makam tersebut adalah makam Habib Hasan bin Thoha bin Yahya (Syekh Kramat Djati) yang berlokasi di Jalan Duku Kelurahan Lamper Kidul Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Makam Sunan Terboyo atau Kanjeng Adipati Suro Hadimenggolo V di Kyai Terboyo, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Serta makam Syekh Jumadil Kubro di Jalan Arteri Yos Sudarso Nomor 1 Kelurahan Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Alasan utama mengunjungi makam – makam para ulama ini antara lain, tidak semua pahlawan di Indonesia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Banyak pahlawan yang tidak dikenal pula nama dan tempatnya, baik itu di kota-kota, dusundusun, lereng-lereng gunung, lembahlembah ngarai, dan di dasar lautan.

Baca juga:  Punya Visi Jadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia, BRI Terus Perkuat Digitalisasi

Tidak semua pahlawan itu juga seorang ulama yang berperan sebagai imam, sebagai pejuang, dan sebagai penyebar agama Islam. “Beliau adalah pemimpin bangsa yang layak memimpin bangsa dan memimpin spiritualnya,” jelas Ismet.

Rangkaian kegiatan yang kedua adalah upacara peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 di Ruang Training kantor PT Equityworld Futures Cabang Semarang yang beralamat di Rukan Pemuda Mas Blok A Kav. 12-13, Jalan Pemuda No. 150 Semarang 50132.

Tim PT Equityworld Futures Cabang Semarang membersihkan 19 sendang di Semarang dan sekitarnya di Jawa Tengah. (Istimewa)
Tim PT Equityworld Futures Cabang
Semarang membersihkan 19 sendang di
Semarang dan sekitarnya di Jawa Tengah. (Istimewa)

Walaupun masih dalam suasana Pandemi, seluruh jajaran dan karyawan melaksanakan upacara dengan tertib, khidmat, dan semangat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng kemerdekaan dan makan bersama-sama sebagai bentuk rasa kebersamaan dan nasionalisme.

“Seperti filosofi tumpeng yang melambangkan hubungan antara Tuhan dengan manusia dan manusia dengan sesamanya. Kita harus berkomitmen, bahwa untuk bisa maju kita harus bersama-sama, bergandengan tangan, dan bersatu padu.”

Baca juga:  Pengamat Apresiasi BRI Terbitkan Green Bond Rp5 Triliun untuk Biayai Proyek Ekonomi Hijau

Rangkaian kegiatan yang ketiga adalah Nguri-Uri Budaya Resik-Resik 19 Sendang di Kota Semarang dan sekitarnya di Jawa Tengah. Ternyata ada Filosofi yang mendasari angka 19 tersebut. Ismet mengatakan bahwa pada awalnya rencana untuk melakukan resik-resik Sendang adalah sebanyak 17 buah saja. Dengan maksud angka 17 memiliki arti satu tujuan. Ternyata saat berniat untuk menjalankan dengan sepenuh hati, Ia diberi petujuk oleh Allah menjadi 19. Tim “Raden Mas Said” menggelar resikresik di Sendang Wonodri di jalan Wonodri, Sendang Sukolilo di Pleburan, dan Sendang Jambu di Kandri Gunung Pati.

Tim “Hayam Wuruk” resik-resik di Sendang Panguripan dan Pengasihan di Kali Lancar, Podorejo, Ngaliyan dan Sendang Taman Lele di Tambak Aji Ngaliyan. Lalu Tim “Ong Tien” resik-resik di Sendang Manten, Sendang Lanang dan Sendang Wedok di Tinjomoyo. Tim “AA Maramis” resik-resik di Sendang Giri Kusumo (Mranggen), Sendang Sumur Gandeng (Mijen, Demak) dan Sendang Sunan Kalijaga (Kadilangu).

Baca juga:  Kunjungi Puskesmas Berprestasi, Atalia Ajak Masyarakat Tekan Stunting
Tim PT Equityworld Futures Cabang Semarang menyanyikan lagu Indonesia Raya di setiap sendang yang dikunjungi setelah dibersihkan sebagai wujud cinta tanah air yang telah memberi kita kehidupan. (Istimewa)

Tim “H. Mutahar”, “Ir. Soekarno” dan “Kota Gede Mataram” resik-resik di Sendang Ngampel (Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel), Sendang Biyung Sami (Desa Cacaban, Kecamatan Singorojo), Sendang Sekenyes (Desa Cacaban, Kecamatan Singorojo) dan Sendang Kyai Tulang Bawang (Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu selatan). Serta tim “Joko Tingkir” resik-resik di Sendang Sentul (Ungaran Timur), Sendang Aminah (Jalan Kalisidi), Rawa Pening (Jalan Ambarawa) dan To Anget (Jalan Banyubiru).

Dijelaskannya, makna dari rangkaian ketiga kegiatan yang telah dilaksanakan adalah malam tirakatan dengan berdoa di makam pahlawan yang tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan karena tidak semua pemimpin bisa menjadi imam dan bisa diteladani hidupnya.

“Dan 3 makam yang kita kunjungi itu semua bisa diteladani hidupnya, seorang pemimpin, ulama dan juga pejuang kemerdekaan Indonesia,” kata Ismet.

Selanjutnya upacara adalah wujud semangat nasionalisme dan profesionalisme, Karenanya mereka tetap melaksanakan upacara saat pandemi dan walaupun pegawai swasta yang tidak ada latar belakang militer. “Resik-resik sendang adalah cara kita bersyukur dan menjaga alam yang telah memberikan kita kehidupan.” (adv)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya