alexametrics


Pengelola Perpustakaan Desa Juga Harus Melek Teknologi

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pengelola perpustakaan desa diharapkan mampu mengembangkan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal tersebut ditekankan Plt. Kabid Pengembangan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah Prambudi Traju Trisno saat menutup giat bimbingan dan teknologi (bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan dan TIK Layanan Perpustakaan yang digelar Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) di Semarang, Jumat (4/5/2021) malam.

Ia mengungkapkan, pemahaman bersama tentang konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial harus dibangun. Di sisi lain, upaya meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya layanan perpustakaan berbasis TIK perlu diperbarui di masa pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Hasil dari bimtek adalah peningkatan kapasitas pengelola sumber daya manusia perpustakaan desa dalam memahami konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” jelasnya.

Selain itu, Prambudi menambahkan, implementasi ke depan para peserta dapat melakukan lobi, menjalin kemitraan dengan multistakeholder di lingkungan desa. Seperti Pemerintah Desa, PKK, Posyandu, Puskesmas, Karang Taruna, dan sebagainya guna melakukan kegiatan pelatihan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Bimtek yang digelar di MG Setos ini diikuti oleh 38 orang. Di antaranya yaitu pengelola perpustakaan desa dari Kabupaten Blora, Kudus, Brebes, Magelang, Kendal, dan fasilitator daerah dari Perpustakaan Kabupaten dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. (ifa/bas)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer