alexametrics

Grab dan Kemenkraf Kolaborasi Genjot Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) menggandeng Grab Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan pemasaran para pengemudinya yang selama ini banyak berinteraksi dengan wisatawan di salah satu destinasi wisata super prioritas yaitu Candi Borobudur.

Selain itu, Grab juga mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata melalui layanan Grab dan Program Jelajah Kota di area Borobudur, Magelang, DI Jogjakarta, Solo, dan Semarang.

“Melalui program ini, kami menyediakan berbagai macam rekomendasi destinasi wisata, tempat kuliner, toko suvenir, dan pusat kesehatan yang terdapat di dalam aplikasi Grab yang didukung dengan berbagai layanan kami,” ungkap Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia.

Baca juga:  'The Jungle' Akan Menghadirkan JKT 48

Dengan adanya inisiatif dan kerja sama ini, kami kembali mendukung pemerintah dalam menggerakkan industri pariwisata di tengah pandemi.“Ini juga bentuk dukungan kami untuk membantu pemerintah dalam memulihkan sektor pariwisata di Jawa Tengah,” imbuh Richard.

Dalam kerjasama itu, Kemenparekraf memberikan pelatihan standar pelayanan, untuk menjadi pemandu pariwisata yang baik dari segi berkomunikasi maupun pengetahuan mengenai lokasi pariwisata di Borobudur dan sekitarnya.

Mitra pengemudi Grab dan mitra merchant GrabFood akan dilatih mengenai protokol kesehatan, serta penerapan CHSE. Selain itu, Grab juga berkolaborasi dengan Taman Wisata Candi untuk memberikan pelatihan singkat kepada mitra pengemudi mengenai implementasi protokol kesehatan di wilayah Borobudur serta pendalaman produk wisata di Borobudur dan desa sekitarnya.

Baca juga:  Hadirkan Kualitas Udara Lebih Baik, GrabCar Premium Dilengkapi Air Purifier

“Harapan kami dengan kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi, khususnya kunjungan ke Borobudur yang sempat turun drastis tahun lalu.”ungkap , Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, MM. (sls/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya