alexametrics

Ramadan, Pertamina Jamin Pasokan BBM, Elpiji dan Avtur Aman

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID , Semarang ― Pertamina menjamin pasokan energi dalam produk bahan bakar minyak (BBM), Elpiji, hingga Avtur aman pada bulan Ramadan untuk Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ)

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menjelaskan, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah mengenai  larangan Mudik Lebaran.

Meski demikian, pihaknya akan tetap memastikan pasokan BBM, LPG dan avtur dan akan mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) dalam waktu dekat.“Pertamina akan menyiagakan unit dan fasiltas operasi Pertamina yang ada di Jawa Tengah dan DIJ, baik pada kondisi normal maupun pada masa satgas,” jelasnya Kamis (7/4/2021).

Untuk pasokan BBM Elpiji, lanjut Brasto,  terdapat 7 Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT), yaitu  FT Tegal, FT Lomanis (di Kabupaten Cilacap), FT Maos (di Kabupaten Cilacap), IT Cilacap, FT Rewulu (di Kabupaten Bantul), FT Boyolali, dan IT Semarang; serta 1 Depot Elpiji di Kabupapten Cilacap. Untuk pasokan Avtur, terdapat 5 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), yakni DPPU Ahmad Yani di Semarang, DPPU Adi Soemarmo di Surakarta, DPPU Adi Sutjipto di Sleman, DPPU j International Airport (YIA) di Kulon Progo, dan DPPU Tunggul Wulung di Cilacap.

“Sementara untuk lembaga penyalur BBM dan Elpiji,  terdapat 929 SPBU dan 51.677 Pangkalan Elpiji PSO serta 9.004 outlet Elpiji Non-PSO yang beroperasi pada masa normal. Kami akan menyiagakan seluruh SPBU, pangkalan Elpiji PSO, dan outlet Elpiji Non-PSO di Jawa Tengah dan DIJ untuk menyediakan stok BBM dan Elpiji dalam keadaan cukup,”  imbuhhya.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan skenario dengan menambahkan layanan penyaluran SPBU, khususnya di jalan Tol Trans Jawa pada waktu mendekati hari raya.

“Tedapat 7 SPBU reguler yang sudah tersedia di Tol Trans Jawa saat ini. Namun kami juga akan menyiapkan layanan tambahan seperti SPBU modular di beberapa titik rest area dalam wujud Pertashop, Motoris SPBU, hingga Mobil Siaga. Hal itu berkaca kepada pelaksanaan Satgas sebelumnya yaitu pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020-2021,” jelasnya

Brasto menambahkan Pertamina akan terus memonitor perkembangan di lapangan setiap harinya untuk mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan, salah satunya adalah dengan implementasi digitalisasi SPBU.

“Digitalisasi SPBU membantu kami untuk menjaga kehandalan pasokan BBM secara real time, mulai dari monitoring stok yang tersedia di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki, hingga penjadwalan otomatis dari pengiriman BBM ke SPBU. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir” tukasnya.

Sementara itu,  Pertamina mengimbau usaha non mikro untuk menggunakan Elpiji non subsidi. Mengacu Peraturan Presiden No. 104 tahun 2007 dan Peraturan Menteri ESDM no.26 tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian Elpiji 3 Kg, usaha yang diperbolehkan menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi hanya usaha mikro, bukan untuk usaha kecil, menengah dan besar.

“Pertamina bersama pemerintah daerah terus menghimbau masyarakat untuk menggunakan Elpiji bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bila memang merasa mampu atau tidak miskin maka jangan menggunakan Elpiji 3 kg yang merupakan hak saudara kita yang kurang mampu”, tandas Brasto. (dit/bas)

 

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Syekh Jumadil Kubro Generasi Pertama Walisongo

RADARSEMARANG.ID - Makam Syekh Maulana Jumadil Kubro ditemukan pada zaman penjajahan Belanda. Makamnya berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...