alexametrics

Polri-TNI Didukung untuk Tindak Tegas Kelompok Ekstrem Radikal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Kerja sama solid antara Polri dan TNI amat krusial dalam menjaga stabilitas negara. Kolaborasi kedua institusi tersebut dalam menindak tegas kelompok ekstrim radikal pun amat didukung.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia (UU), Indriyanto Seno Adji mengatakan, sesuai prinsip negara hukum, perlu tindakan tegas terhadap pelanggar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam berbagai keadaan dan kondisi yang membahayakan kehidupan bernegara.

“Maka, pendekatan hukum menjadi prioritas terhadap siapa pun yang mengganggu stabilitas keamanan. Kolaborasi TNI-Polri memberi legitimasi bagi penanggulangan gangguan kamtibmas,” ujar Indriyanto kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Namun, kata dia, bila kelompok-kelompok intoleran berpotensi memecah belah bangsa dan sudah mengganggu stabilitas dan Kedaulatan Negara (Sovereignty of State), maka sesuai konstitusi, UU TNI maupun UU Polri, kedua institusi wajib mempertahankan Kedaulatan NKRI dari siapa pun yang berpotensi mengganggu stabilitas dan kedaulatan negara.

Baca juga:  Pameran Lokal Keren Jatim Road to BRILianpreneur, BRI Bangkitkan UMKM dan Dorong Go Global

“Termasuk ormas-ormas berkarakter ekstrem radikal seperti FPI,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan pakar hukum dari Universitas Indonesia Gandjar Laksmana Bonaprapta. Menurutnya, Polri adalah alat negara di bidang penegakan hukum dengan tugas utama menjaga kamtibmas.

“Menurut saya Polri harus fokus dulu pada tugas penegakan hukum itu: menangani (terutama) terjadinya tindak pidana termasuk mencegahnya,” ujar Gandjar, saat dihubungi terpisah.

Dia menambahkan, stabilitas keamanan, sikap intoleran, potensi memecah belah bangsa dan lain-lain itu harus tetap dikaitkan dengan adanya tindak pidana, agar Polri lurus dalam pelaksanaan tugasnya. “Apa pun sikapnya, kalau tidak ada tindak pidana tentu bukan tugas utama Polri,” kata Gandjar.

“Kita dukung profesionalisme Polri. Apa ukuran profesionalismenya? Kemampuan melaksanakan tugas penegakan hukum sesuai aturan hukum. Itu saja,” pungkasnya. (web/ap)

Baca juga:  Terus Tumbuh Berkelanjutan, BRI Catatkan Sejumlah Aksi Korporasi Penting

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya