alexametrics

Ekosistem Blockchain UMI Transfer Instan, Smart Contract, dan Staking yang Menguntungkan

Rekomendasi

Dukungan Masyarakat Kunci Sukses Vaksinasi

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA- Upaya meredam penyebaran Covid-19 akan sukses bila masyarakat mendukung vaksinasi. Selain itu, masyarakat juga harus tetap menerapkan...

Banyak yang Beda dari Samsung Galaxy S21+ 5G Yang Bikin Kamu Wajib Upgrade!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Trio Samsung Galaxy S21 Series 5G baru saja diumumkan pada acara Galaxy Unpacked 2021. Dengan desain iconic...

Jasa Raharja Berikan Bantuan untuk Pengungsi Merapi

RADARSEMARANG.ID, Magelang - PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah melalui program “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi, Bantuan...

RADARSEMARANG.ID – Sejauh ini, lebih dari 7 ribu jenis cryptocurrency dan token digital ada di dunia. Hal ini menyulitkan pihak investor dalam menemukan layanan yang menjanjikan sejak tahap awal pengembangannya, namun investasi pada tahap tersebut dapat memaksimalkan potensi keuntungan yang bisa diraih.

UMI merupakan salah satu layanan terbaru yang mengadopsi berbagai tren terbaru di sektor DeFi dan aset digital. Layanan ini menarik karena ia menawarkan fungsi yang unik dan perencanaan yang jelas. UMI merupakan instrumen moneter universal yang memungkinan penggunanya untuk melakukan transfer finansial dengan cepat dan aman serta memperoleh crypto melalui proses staking yang menguntungkan.  Selain itu, UMI merupakan platform blockchain yang telah siap mengeksekusi smart contract, bahkan yang paling kompleks sekalipun.  Mari kita pelajari beberapa keunggulan UMI.{1}

{1}Tonton video tentang UMI berikut ini: https://youtu.be/79hUCCRTuEg

Transaksi
Jaringan UMI mampu mengeksekusi sekitar 4.500 transaksi dalam satu detik. Hal ini tentu melebihi kapasitas dari kebanyakan layanan blockchain yang ada saat ini, termasuk beberapa nama besar seperti Bitcoin atau Ethereum.

UMI Mainnet diluncurkan pada musim panas 2020 dan saat ini terus berkembang. Pada masa yang akan datang, tim UMI berencana untuk meningkatkan jumlah transaksi yang dapat dieksekusi setiap detiknya menjadi 10.000.  Hal ini membuat platform UMI hampir menyamai kemampuan transaksi dari berbagai sistem pembayaran besar seperti VISA dan MasterCard.    Para pengembang platform ini juga memiliki target jangka panjang, yaitu kemampuan untuk mengeksekusi hingga 1 juta transaksi per detik. Meskipun hal tersebut terdengar terlalu ambisius, namun ada beberapa alasan yang memungkinkan target tersebut dapat dicapai.

Pertama, jaringan UMI beroperasi menggunakan versi konsensus Proof-of-Authority yang telah dikembangkan (mengenai karakteristik konsensus PoA akan kami bahas lebih lanjut dalam artikel ini).  Kedua, kemampuan tersebut dapat dicapai melalui optimalisasi bahasa pemrograman, smart contract, serta peralatan seperti Kubernetes. Terakhir, berbagai peningkatan pada jaringan UMI dapat dilakukan lebih cepat dan mudah berdasarkan rencana perubahan pada arsitektur internal dari ekosistemnya.

Fungsi lain yang rencananya akan dimiliki oleh layanan pembayaran ekosistem UMI, yaitu transaksi offline, juga terlihat sangat menjanjikan. Saat berbagai blockchain lain memilih untuk berfokus pada transaksi eksklusif via internet, prosedur transaksi di ekosistem UMI dapat dilakukan tanpa mengakses internet, yaitu dapat dilakukan melalui SMS atau metode komunikasi lainnya.  Sebagai contoh, panjang dari sebuah transaksi UMI adalah 150 bita.  Itu setara dengan informasi sebesar 1.200 bit.  Sementara, ukuran standar sebuah SMS adalah 1.120 bit (140 bita). Itu berarti hanya diperlukan 2 SMS saja untuk dapat melakukan transfer melalui blockchain UMI.  Hal ini tentunya sesuai kebutuhan kita, terutama saat kita harus melakukan transfer darurat ketika layanan internet tengah bermasalah.  Secara teknis, ekosistem UMI sudah mampu melakukan berbagai transaksi offline tanpa sambungan internet, namun layanan ini belum diluncurkan. Saat ini tim UMI sedang mengembangkan layanan tersebut.

Namun, fitur utama dari blockchain UMI bukanlah kapasitas jaringannya, melainkan ketiadaan biaya layanan.  Hal ini dapat terwujud berkat teknologi unik yang digunakan oleh ekosistem UMI serta model ekonomi yang berbeda dari berbagai penyedia layanan cryptocurrency populer lainnya.

Teknologi
Blockchain UMI didasarkan pada teknologi Proof-of-Authority, yaitu sebuah konsep yang diciptakan oleh salah satu penemu Ethereum, Gavin Wood.

Perbedaan antara PoA dan berbagai algoritma Proof-of-Work populer (yang digunakan oleh Bitcoin) atau Proof-of-Stake (yang rencananya akan digunakan oleh Ethereum) adalah jaringan PoA tidak menyediakan tempat bagi para miner dan forger untuk berkompetisi dalam meraih reward maupun membuat blok baru. Pembuatan blok baru, serta pengintegrasian berbagai blok tersebut dengan blockchain, dilakukan oleh berbagai node tepercaya yang disebut sebagai ‘master node’.  Dalam jaringan UMI, master node ini merupakan berbagai node yang memenuhi persyaratan kecepatan koneksi yang sangat ketat.  Fitur ini meningkatkan kapasitas jaringan secara signifikan.

Namun, konsep awal dari PoA juga memiliki beberapa kekurangan. Model awal PoA mengasumsikan bahwa para pengguna reguler tidak memiliki kemampuan untuk mempengaruhi mekanisme operasi sistem karena hanya node tepercaya yang berhak mengkonfirmasi transaksi dan merekamnya dalam blockchain, dan node tersebut biasanya dimiliki oleh satu organisasi atau perusahaan yang terafiliasi.  Berbagai faktor ini meningkatkan risiko sentralisasi jaringan yang dapat menghilangkan nilai utama dari cryptocurrency, yaitu desentralisasi. Hal ini juga membuat jaringan tersebut sedikit berbeda dari berbagai sistem pembayaran tradisional yang ada saat ini.  Untuk menghindari risiko sentralisasi jaringan, node yang ada di blockchain UMI dibagi menjadi dua tipe – ‘master node’ yang mengintegrasikan blok-blok ke dalam blockchain dan ‘validator node’ yang memvalidasi blok-blok tersebut. Hanya tipe node tertentu yang bisa menjadi master node, termasuk node yang diluncurkan oleh tim UMI serta banyak mitra UMI dari berbagai negara, sementara setiap pengguna dapat meluncurkan validator node. Validator node memantau pekerjaan dari master node. Jika terdapat tindakan mencurigakan yang dilakukan oleh salah satu master node, maka master node jahat tersebut akan dikeluarkan dari sistem secara otomatis.

Selain pembagian tugas antara master node dan validator node, mekanisme yang dirancang untuk mencegah sentralisasi juga direncanakan untuk diimplementasikan dalam sistem UMI pada masa yang akan datang, yaitu integrasi dengan konsensus Proof-of-Stake. Blockchain UMI akan terus beroperasi menggunakan algoritma PoA, namun sistem akan langsung menggantinya dengan konsensus PoS jika terjadi masalah dengan master node.  Hal ini dimaksudkan agar sistem jaringan UMI dapat terus beroperasi dan melakukan transaksi meskipun semua master node bahkan berhenti berfungsi. Node PoS sendiri dapat diakses melalui laptop reguler tanpa peralatan komputasi. Setiap pengguna UMI yang sudah menginstal desktop wallet dengan validator node akan dapat meluncurkan node PoS cadangan.

Lebih lanjut, kegiatan staking dilakukan berdasarkan smart contract pada sistem UMI, sehingga para staker tidak perlu menyalakan komputer mereka sepanjang waktu. Berkat staking berdasarkan smart contract, Anda bisa memperoleh koin UMI baru hingga 40% per bulan dalam mode 24 jam. Dengan model ekonomi yang menguntungkan tersebut, UMI mengajak para pengguna untuk bergabung dalam sistemnya. Model ini merupakan salah satu fitur yang memungkinkan UMI tidak menerapkan komisi untuk transfer – para staker tertarik untuk mengembangkan ekosistem tanpa insentif tambahan, seperti komisi.

Smart Contract
Blockchain UMI memungkinkan Anda membuat banyak smart contract multifungsi khusus, termasuk kontrak yang sesuai untuk integrasi ke dalam layanan e-commerce atau untuk peluncuran berbagai organisasi otonom terdesentralisasi (DAO).  Hal ini mencakup berbagai layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Beberapa pengaplikasian smart contract blockchain UMI:

  • Pertukaran dan aplikasi terdesentralisasi;
  • Protokol DeFi, termasuk Yield Farming dan peminjaman;
  • Toko online;
  • Platform crowdfunding;
  • Situs judi;
  • Platform gaming;
  • Program cashback dan bonus;
  • dan masih banyak lagi.

Berkat kapasitasnya yang besar, jaringan UMI akan terus memastikan kelancaran operasi dari berbagai proyek DeFi, pertukaran terdesentralisasi (DEX), atau aplikasi terdesentralisasi (DApps) yang besar, dan pengguna juga tidak akan dikenakan biaya transaksi yang tinggi sebagaimana pernah diterapkan di jaringan Ethereum. Jadi, peluncuran layanan DeFi berbasis sistem UMI ini tidak akan memiliki dampak negatif apapun terhadap pengguna yang hanya menggunakan sistem ini untuk mentransfer uang.

Penjelasan Mengenai Staking
Saat ini, koin UMI dapat ditambang melalui dua struktur (pool) staking, yaitu ROY Club dan ISP Club. Untuk mulai menambang, Anda harus membuat dompet pribadi pada blockchain UMI dan mentransfer sejumlah koin UMI ke dompet tersebut.

Setelah mengisi dompet, Anda dapat menggunakan koin Anda untuk memulai aktivitas staking di dua pool.  Tidak seperti sistem staking lainnya, koin yang digunakan di sistem UMI tidak akan dibekukan setelah bergabung ke satu pool. Koin tersebut akan tetap berada dalam dompet pengguna dan tidak ada yang dapat mengaksesnya kecuali pemilik dompet.  Reward bagi aktivitas staking akan bertambah selama 24/7.  Pengguna dapat menarik dan menjual reward tersebut kapanpun.

Anda dapat membeli koin UMI melalui platform trading SIGEN.pro yang mencakup pertukaran, alat pertukaran otomatis, dan platform p2p. Menurut statistik, volume trading harian UMI berkisar antara $250.000 hingga $300.000. Sementara itu likuiditas yang tercatat untuk pembelian koin telah melampaui $3,2 juta, termasuk yang tercatat pada platform p2p. Untuk sebuah proyek yang baru diluncurkan empat bulan yang lalu, angka-angka tersebut terlihat menjanjikan.  Bukti ketertarikan pasar terhadap UMI secara tidak langsung terlihat pada kenaikan jumlah pengguna aktif yang signifikan, jumlahnya telah melampaui angka 47.000.

Aplikasi Seluler
Berkat kualitas tinggi dan kecepatan aplikasi seluler, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas penting melalui smartphone atau tablet. Aplikasi UMI versi Android dapat didownload di Google Play, sementara versi iOS dapat didownload di App Store.

Aplikasi UMI menawarkan banyak sekali fungsi. Pengguna dapat membuat dan mengelola satu atau beberapa dompet UMI, menerima dan mengirim koin, terhubung dengan struktur saat melakukan aktivitas staking, melihat riwayat transaksi, serta terhubung dengan pusat bantuan teknis.

Aplikasi UMI juga mampu mengenali pengguna melalui Face ID, fingerprint, atau kode PIN.

Anda dapat melihat informasi terbaru mengenai proyek UMI dengan mengunjungi blog kami. (web/ap)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Saling Berbagi Bersama Anak

RADARSEMARANG.ID - Begitu divonis positif Covid-19, saya langsung memutuskan isolasi mandiri. Berarti dua kali saya menjalaninya. Yang pertama, 28 Maret...

Lainnya

Banyak yang Beda dari Samsung Galaxy S21+ 5G Yang Bikin Kamu Wajib Upgrade!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Trio Samsung Galaxy S21 Series 5G baru saja diumumkan pada acara Galaxy Unpacked 2021. Dengan desain iconic...

Pendapat Ahli soal Tingkat Keampuhan Vaksin Sinovac

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Vaksin Sinovac dengan efikasi 63,3% diyakini tetap aman untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19. Efikasi atau...

Dukungan Masyarakat Kunci Sukses Vaksinasi

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA- Upaya meredam penyebaran Covid-19 akan sukses bila masyarakat mendukung vaksinasi. Selain itu, masyarakat juga harus tetap menerapkan...

Jasa Raharja Berikan Bantuan untuk Pengungsi Merapi

RADARSEMARANG.ID, Magelang - PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah melalui program “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi, Bantuan...

Sinergi Pemerintah Provinsi dan DPRD Kunci Bangun Jabar

RADARSEMARANG.ID, Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, sinergi dan kolaborasi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dengan...

Satgas Pangan Gelar Operasi Pasar Gula di Pasar Bintoro Demak

RADARSEMARANG.ID, Demak - Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemkab Demak bersama Satgas Pangan yang terdiri dari Ditreskrimsus Polda Jateng,...

Ini Dia Rahasia Bikin Konten Awesome

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Dilengkapi dengan octa-core prosesor 6GB atau 8GB RAM dan Quad Camera dengan fitur kamera premium, Samsung Galaxy...

Pemerintah Berwenang Bubarkan Ormas yang tidak Pancasila

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA- Pemerintah berwenang membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bertentangan dengan Pancasila. Langkah pemerintah membubarkan Ormas Front Pembela Islam...

Dukung Tech to Impact untuk Perkuat Ekonomi Perempuan dan Disabilitas di Jabar

RADARSEMARANG.ID, Bandung - Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Ridwan Kamil memuji seminar bertajuk 'Tech to Impact'...

Akhir Tahun, Saatnya Meraup Untung melalui Window Dressing

RADARSEMARANG.ID, Semarang - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Semarang mencatat pertumbuhan positif. Sampai November, total volume transaksi menembus 98,130...

Kang Emil Tanam 220.022 Bibit Pohon di Gerakan Leuweung Padjadjaran

RADARSEMARANG.ID, Kab Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut menanam 222.020 bibit pohon pada lahan kritis sepanjang Daerah...

TIKI dan JNE Bagi Daging untuk 5000 Orang

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA-TIKI bersama JNE berbagi daging hewan kurban kepada karyawan kedua perusahaan dan masyarakat sekitar Yayasan Tuna Netra dan...

Menarik

Lurah Diminta Ikut Aktif Tertibkan PKL

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Dalam sepekan ini, sedikitnya 50 PKL ditertibkan. Paling banyak di jalan-jalan protokol serta ruang publik kawasan...

Sebelum Dicukur, Minta Dibelikan HP

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo  – Acara tahunan Dieng Culture Festival (DCF) tahun ini digelar berbeda. Karena pandemi, acara hanya diadakan secara...

Gelontor Rp 10 M untuk Jembatan Kaca Tinjomoyo

    NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG   DONGKRAK PARIWISATA   JEMBATAN MERAH: Sejumlah warga melintas di Jembatan Merah Jalan Tinjomoyo. Bentuknya menarik menjadikan jembatan ini...

Asyiknya Bercerita dalam Bahasa Inggris melalui Modeling the Way

RADARSEMARANG.ID, Salah satu pembelajaran yang dirasa sulit oleh siswa adalah narrative text. Dalam pembelajaran narrative text, siswa diharuskan dapat...

PKL Direlokasi, Retribusi Sementara Gratis

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang trotoar tugu Ngadirejo - depan Masjid Darul Huda kompleks...

Populer

Kelezatan Pecel Keong Mbak Toen Tersiar hingga Malaysia

RADARSEMARANG.ID – Berbicara tentang nasi pecel, mungkin sudah biasa di telinga kita. Tetapi apa jadinya jika nasi pecel yang...
%d blogger menyukai ini: