alexametrics

Seruan Boikot Perancis, Umat Islam Jangan Sampai Jadi Alat Bentur

Baca Lainnya

Ketika Guru harus Bersiasat di Tengah Pandemi

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Deswita Supriyatni MPd, adalah seorang Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).  Perempuan peraih...

Rekomendasi Daily Driver di Bawah Rp 2 Juta dari Samsung

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Seiring penerapan tatanan normal baru, masyarakat telah menyesuaikan gaya hidup dan rutinitas sehari-hari dengan lebih banyak melakukan...

Rizieq Shihab Harus Terbuka Mengenai Kondisi Kesehatan

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Rizieq Shihab tiba-tiba menghilang dari publik. Agar tidak menimbulkan kabar simpang siur, Rizieq didesak untuk terbuka...

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Gelombang ajakan memboikot produk Perancis semakin ramai disuarakan. Direktur Jaringan Moderasi Indonesia Islah Bahrawi mengingatkan, dalam isu ini umat Islam jangan sampai latah bereaksi dan dijadikan alat bentur pertempuran orang lain.

“Reaksi umat Islam seringkali terjadi karena latah. Ketika sebuah isu meletup dan bergesekan dengan agama, semua orang kadang segera menutup mata – tanpa pernah menganalisa kejadian sebenarnya. Inilah mengapa militansi umat Islam seringkali dijadikan alat bentur untuk pertempuran orang lain,” kata Islah kepada wartawan, Kamis (29/10).

Hampir semua negara Muslim menunjukkan reaksi kemarahannya atas ucapan Presiden Perancis Emmanuel Macron karena dirasa menyudutkan Islam. Saudi, Qatar dan Turki marah besar. Iran sebagai negara yang punya hubungan bilateral yang erat dengan Perancis menunjukkan sikap kecewanya.

Islah mengajak umat Muslim di Tanah Air menyikapi perkara ini dengan introspeksi. Menurutnya, harus disadari, banyak orang yang mengaku sebagai umat Islam namun masih intoleran, gemar mengumbar kebencian dan melakukan aksi kekerasan kepada orang lain karena perbedaan keyakinan. Sikap yang seringkali mengundang stigma negatif tentang Islam.

“Bahkan akibat dari semua ini, banyak dari kalangan Muslim sendiri yang semakin lama semakin menjauh dari Islam untuk lebih memilih menjadi agnostik, atau bahkan ateis. Terutama dari segmen masyarakat yang mengalami skeptis teologis,” ujar Islah.

Majelis Ulama Indonesia menyatakan kecewa dengan pernyataan Macron. Namun, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian di Tanah Air menyikapi ajakan memboikot produk Perancis.

Muhyiddin meyakini pemerintah akan mengambil langkah-langkah bijak merespons isu ini. Dia juga meminta Kementerian Luar Negeri meminta penjelasan dari Duta Besar Perancis di Indonesia.

“Kepada masyarakat umat Islam dan bangsa Indonesia yang ingin menyampaikan aspirasi penolakan silakan, tapi dengan tertib, tidak boleh merusak dan harus mengikuti aturan main,” kata Muhyiddin. (web/ap)

Lainnya

Ketika Guru harus Bersiasat di Tengah Pandemi

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Deswita Supriyatni MPd, adalah seorang Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).  Perempuan peraih...

Rekomendasi Daily Driver di Bawah Rp 2 Juta dari Samsung

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Seiring penerapan tatanan normal baru, masyarakat telah menyesuaikan gaya hidup dan rutinitas sehari-hari dengan lebih banyak melakukan...

Rizieq Shihab Harus Terbuka Mengenai Kondisi Kesehatan

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Rizieq Shihab tiba-tiba menghilang dari publik. Agar tidak menimbulkan kabar simpang siur, Rizieq didesak untuk terbuka...

Integrasi Digitalisasi Informasi Satu Data Vaksin COVID-19, Dua BUMN Digandeng

RADARSEMARANG,ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menargetkan usia 18-59 tahun untuk program vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Untuk mengintegrasikan sistem informasi...

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA-Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan pernyataan dan terus menerus menekankan bahwa dalam hal penyediaan vaksin COVID-19, harus dipastikan...

Gubernur Ganjar Resmikan Tokopedia Care di Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tokopedia mengumumkan pembukaan pusat layanan pengguna Tokopedia Care di Semarang. Gedung Tokopedia Care terbesar di Indonesia ini...

Terbaru

Ketika Guru harus Bersiasat di Tengah Pandemi

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Deswita Supriyatni MPd, adalah seorang Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).  Perempuan peraih...

Rekomendasi Daily Driver di Bawah Rp 2 Juta dari Samsung

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Seiring penerapan tatanan normal baru, masyarakat telah menyesuaikan gaya hidup dan rutinitas sehari-hari dengan lebih banyak melakukan aktivitas seperti belajar dan bekerja...

74,8 Persen Pasien Covid Sembuh

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Tingkat kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan mencapai 74,8 persen. Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) terus mengimbau masyarakat tidak lengah. Terlebih, Kabupaten Pekalongan...

Vaksin Covid-19 Dalam Proses Uji Klinis

RADARSEMARANG.ID, Kendal — Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengaku berupaya melakukan riset untuk...

Pemkot Magelang Sediakan Hotel Isolasi

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang menyiapkan salah satu hotel sebagai tempat isolasi mandiri warga. Fasilitas ini disediakan untuk pasien Covid-19 bergejala ringan atau tanpa gejala. Plt...

Populer

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Jelajahi Kotamu dan Abadikan Momen Akhir Tahun 2020

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Liburan dalam kota menjadi salah satu aktivitas yang popularitasnya sedang naik daun saat ini. Dengan keterbatasan traveling ke luar negeri, banyak masyarakat...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Random

Bupati Mirna Agendakan ‘Masak Jurnalistik’

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Bupati Kendal Mirna Annisa merasa tersanjung ketika jajaran pimpinan Jawa Pos Radar Semarang menyambangi kantornya, kemarin (28/7/2020). Mereka membawa buket bunga...

Tewas di Kebun Durian, Dievakuasi Sesuai SOP Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suparman, 75, warga Kepoh, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati ditemukan tewas di kebun durian milik warga, Senin (20/4/2020) sekitar pukul 08.00. Diduga,...

Sadis, TKW Asal Demak Disterika, Dipukul dan Ditendang Oleh Majikan

RADARSEMARANG.ID, Demak - Nasib tragis dialami Sulasih, 50, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dukuh Gandek RT 4 RW 11, Desa Undaan Kidul, Kecamatan Karanganyar,...

Bahan Jok Mobil Aftermarket Prospektif

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Prospek bisnis jok mobil aftermarket atau modifikasi di Semarang semakin cerah. Hal ini didukung perkembangan tren modifikasi yang pesat dan kebutuhan...

2260 Pendaftar CPNS Salatiga ikuti Tes CAT

SALATIGA, RADARSEMARANG.ID – Walikota Salatiga mengingatkan kepada peserta tes CPNS untuk  tidak percaya calo yang mengatasnamakan pihak yang bisa meloloskannya menjadi PNS.  Karena keberhasilan...
%d blogger menyukai ini: