New Normal, PKB dan NU Demak Siap Buka Fasilitas Kesehatan di Pesantren

606
Wakil Ketua DPRD Demak dari Fraksi PKB Zayinul Fata saat bersilaturahmi dengan Ketua PCNU Demak KH Aminudin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Demak – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Demak sepakat untuk membuka fasilitas kesehatan di pondok pesantren (ponpes). Gagasan ini mengemuka dalam acara silaturahmi DPC PKB Demak dengan PCNU setempat. Rombongan diterima Ketua PCNU Demak KH Aminudin.

Wakil Ketua DPRD Demak dari Fraksi PKB, Zayinul Fata menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah meminta kepada Pemkab Demak agar lebih perhatian terkait kondisi pesantren di Kota Wali yang ikut terkena imbas langsung kebijakan penanganan covid-19. Salah satunya adalah meminta pemerintah daerah  untuk segera membuka fasilitas kesehatan bagi para santri dan guru ngaji di pesantren. “Ini diperlukan dalam rangka bersiap diri menyongsong penerapan kebijakan new normal oleh pemerintah. Dengan demikian, kita harapkan proses pendidikan di pesantren bisa kembali dijalankan,” ujar Sekretaris DPC PKB Demak ini.

Seperti disampaikan sebelumnya, pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup untuk memfasilitasi pesantren terkait standar pelayanan kesehatan ditengah pandemi korona tersebut. Sebab, pesantren merupakan aset bagi NKRI. “Kami berharap pemerintah daerah segera bergerak untuk membantu pesantren. Jangan sampai apatis terhadap kondisi pesantren saat ini. Pemda jangan pernah ragu untuk membantu pesantren. Insya Allah masyarakat akan mendukung kebijakan tersebut,” kata Zayinul Fata wakil rakyat dari dapil Bonang dan Wedung ini.

Meski demikian, kata dia, jika pemda tidak bisa memberikan faslitas kesehatan bagi para santri dipesantren, maka PKB dan NU akan berupaya menggalang swadaya masyarakat agar terlibat langsung dalam memberikan fasilitas kesehatan bagi santri dan guru ngaji dipesantren tersebut. (hib/bas)





Tinggalkan Balasan