FSM Undip Gandeng Alumni Beri Bantuan Mahasiswa Terdampak Korona

342
FSM Undip Semarang menggandeng Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FSM Undip, terjun ke mahasiswa terdampak yang masih tinggal di seputar Semarang untuk membagikan paket sembako. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang -Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggandeng Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FSM Undip, terjun ke mahasiswa terdampak yang masih tinggal di seputar Semarang untuk membagikan paket sembako. Adapun bantuan itu diberikan melalui tiga tahap, diawali dari 24 April, 04 Mei dan 18 Mei 2020.

Sejumlah bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, mie instan, minyak, telur dan makanan awetan. Semua bantuan itu didistribusikan dengan tujuan untuk membantu mahasiswa yang tidak bisa mudik dan memilih bertahan di Semarang, akibat mewabahnya pandemi Covid-19 atau virus korona.

Dekan FSM Undip, Prof Dr Widowati, SSi,MSi mengatakan, jumlah bantuan itu mencapai 500 lebih paket sembako yang didistribusikan selama tiga tahap langsung kepada para mahasiswa Undip yang berasal luar daerah dan bertahan di Semarang. Selain kepada mahasiswa, pihaknya juga memberikan bantuan kepada karyawan dan tenaga kependidikan yang bekerja di lingkungan fakultas.

“Ini merupakan respons cepat universitas dan fakultas, serta alumni atas situasi krisis yang menimpa kita semua khususnya adik-adik mahasiswa yang kesulitan ekonomi akibat pandemi,” kata Widowati, Sabtu (23/5/2020).

Pihaknya mengaku ikut senang karena IKA FSM Undip turut serta dan terpanggil dalam kegiatan sosial tersebut. Ia melihat alumni juga berupaya ikut meringankan beban mahasiswa yang masih bertahan di Semarang. Selama pandemi, pihaknya, selalu mengigatkan para mahasiswanya tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah.

“Kami rencanakan kedepan bantuan serupa juga akan di galang selama pandemi Covid- 19 berlangsung, sehingga proses belajar-mengajar tetap bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Salah satu perwakilan IKA FSM Undip,
Nurdin Bachtiar, mengaku senang bisa turut serta berperan, sekaligus bisa mengajak rekan-rekan sesama alumni dalam kegiatan sosial itu. Ia mengatakan, FSM merupakan rumah peradaban dan intelektual yang sudah berperan besar dalam memajukan dunia pendidikan tinggi, sehingga harus memiliki kepekaan terhadap lingkungsn sosial.

Disebutkannya, pandemi Covid 19 yang sudah meyerang seluruh dunia harus dihentikan mata rantai penyebarannya. Adapun langkahnya, lanjutnya, tidak bisa serta merta hanya melakukan stay at home semata, melainkan masyarakat juga harus memiliki empati dan simpati.

“Jadi yang kemampuan lebih harus ikut berpartisipasi dalam membantu saudaranya yang kurang mampu. Bantuan paket sembako kepada mahasiswa merupakan langkah nyata fakultas dan alumni yang bisa di contoh masyarakat umum. Harapan kami kepedulian kepada sesama bisa menjadi kebiasaan yang membudaya sebagai ciri khas masyarakat Indonesia,” imbuhnya. (jks/bas)





Tinggalkan Balasan