Alumni Sekolah Inspektur Polisi Khusus Penyidik Bagikan Sembako

309
Alumni Wira Sidik Wicaksana (WSW) membagikan paket 300 paket sembako ke kaum duafa hingga panti asuhan dan yatim piatu. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Alumni Wira Sidik Wicaksana (WSW) membagikan paket sembako ke kaum duafa hingga panti asuhan dan yatim piatu. Ada sekitar 300 paket sembako yang dibagikan ke masyarakat kurang mampu tersebut, pada Jumat (22/5/2020).

Kegiatan baksos di bulan Ramadan tahun 2020 sebagai bentuk kepedulian oleh anggota Polri terhadap dampak dari Pandemi Covid-19. Selain paket sembako untuk lebaran, ada uang uang santunan yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

“Ada sekitar 300 paket sembako yang telah dibagikan kepada panti Asuhan, yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diperuntukan bagi kaum duafa , Panti Asuhan, yatim piatu juga masyarakat sekitar yang tingkat kebutuhan ekonominya rendah yang berada di wilayah kota semarang dan Kabupaten Semarang,” ungkap Iptu Agus Hartanto, Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng.

Salah satu panti asuhan yang dikunjungi Alumni sekolah Inspektur Polisi Khusus penyidik angkatan 2015 adalah panti asuhan Manarul Mabrur yang beralamat di Gedawang, Pundak Payung Semarang. Salah satu pengurus panti asuhan, Rois mengakui telah kedatangan orang-orang terpilih yang masih peduli dengan sesama dan masih mau menengok panti asuhan.

“Bantuan ini sangat berharga bagi kami dan anak-anak kami yang hidup tanpa orang tua kandung, karena mereka adalah anak yatim piatu, semoga doa kami semua yang hadir mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih,” kata Rois.

Ketua Ikatan WSW Jawa tengah Iptu Heri Ahmadi yang saat ini menjabat Kanit Reskrim Reserse Semarang menerangkan pembagian paket sembako ini merupakan wujud kepedulian sosial dari Sekolah Inspektur Polisi Khusus Penyidik Tahun 2015. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban ekonomi mereka.

“Kegiatan baksos ini dilaksanakan secara rutin dalam setiap tahunnya dengan didasari semangat jiwa gotong royong tulus ikhlas peduli kepada sesama,” pungkasnya. (mha/bas)





Tinggalkan Balasan