XL Axiata Donasi Kuota ke 42 Sekolah Madrasah di Jateng

170
SIMBOLIS: Head of Sales Semarang XL Axiata, Heriantoni menyerahkan donasi kuota ke 42 sekolah Madrasah di Jateng Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saifulloh di Semarang, Selasa (26/11). (tya)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Setelah sukses menyalurkan donasi kuota ke 70 madrasah di Jawa Barat, PT XL Axiata Tbk kembali menyerahkan donasi kuota ke 42 madrasah yang berada di Jateng. Tersebar 15 kota/kabupaten di Jawa Tengah, yang mendapat bantuan yaitu Batang, Cilacap, Demak, Grobogan Jepara, Tegal, Kebumen, Kendal, Surakarta, Pati, Purbalingga, Rembang, Semarang, Sragen, dan Temanggung.

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Head of Sales Semarang XL Axiata, Heriantoni bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saifulloh di Semarang, Selasa (26/11). Bantuan ini diberikan mengingat kebutuhan internet di sekolah tidak dapat dihindarkan lagi.

Head of Sales Semarang XL Axiata, Heriantoni mengatakan, XL Axiata sangat mengapresiasi pihak Kemenag yang memiliki visi sangat maju dalam membawa Madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0. Internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di Madrasah Aliyah yang pengelolaanya di bawah Kementerian Agama dengan kurikulum yang lebih menekankan pada pendidikan berbasis agama Islam.

“Kami sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui Gerakan Donasi Kuota yang akan semakin mempermudah Madrasah-madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi,” kata Heriantoni.

Dia menambahkan, secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total tidak kurang dari 579 Madrasah Aliyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019. Dipilihnya Madrasah sebagai penerima donasi karena penggunaan internet sudah menjadi kebutuhan setiap sekolah. Untuk penerimaan ke Madrasah dilakukan oleh Kemenag dengan disesuaikan pada jangkauan jaringan layanan data milik XL Axiata. Karena itu, perluasan penyaluran donasi GDK akan selalu disesuaikan dengan perluasan jaringan data 3G dan 4G yang terus dilaksanakan XL Axiata yang semakin menjangkau area-area pelosok daerah, termasuk area yang berkategori terpencil dan terluar.

“Di wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah, jaringan 4G XL Axiata sudah masuk secara merata di seluruh kota/kabupaten sehingga akan sangat membantu Madrasah yang ingin menerapkan digitalisasi,” jelasnya.

Adapun paket donasi Gerakan Donasi Kuota yang diberikan XL Axiata berupa fasilitas akses internet cepat lengkap dengan perangkat router dan kuota 20GB per bulan selama satu tahun kepada setiap Madrasah Aliyah.

Mekanisme penyaluran donasi kuota dilakukan dengan menyertakan perangkat router XL Home sehingga bisa dibagikan secara simultan ke 32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar.

Mekanisme ini sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif. Selain juga penerapan sistem pengawasan yang tertuang dalam perjanjian antara XL Axiata dengan setiap Madrasah penerima donasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saifulloh mengatakan, Sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan Madrasah Goes to Digital.

“Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh melalui beragam program yang dikemas untuk menumbuhkan semangat digitalisasi di tengah para pelajar. Termasuk di dalamnya penyaluran perangkat internet berkecepatan tinggi kepada Madrasah Aliyah. Kami berharap ke depannya, program ini bisa menjangkau seluruh Madrasah Aliyah yang tersebar di Jawa Tengah, yang jumlahnya kurang lebih 7.000 madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 1.927 Madrasah Negeri dan Swasta yang menerapkan digitalisasi. Pihaknya mentargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah mencapai 2.441 Madrasah Negeri dan Swasta yang akan menerapkan digitalisasi hingga akhir tahun 2019 nanti.

“Dari cakupan daerah atau lokasi Madrasah yang sudah melaksanakan program Madrasah 4.0, sampai saat ini sudah menjangkau Madrasah yang berada di 35 kota/kabupaten. Sebagian besar di antaranya mendapatkan dukungan akses data yang XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini pemerintah terus menyempurnakan kurikulum pendidikan yang peka terhadap perkembangan teknologi digital. Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. (tya/web/ap)