Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Belajar Menyenangkan dengan Permainan Pos Berangkai Matematika

Agus AP • Rabu, 17 Mei 2023 | 05:54 WIB
Tri Bawanti, S.Pd.SD
Tri Bawanti, S.Pd.SD
RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas untuk memperoleh suatu interaksi timbal balik dalam transfer ilmu pengetahuan.
Transfer ilmu memerlukan metode atau cara yang tepat agar sampai pada tujuannya.

Menurut Idris dan Barizi (2009:109) metode pembelajaran merupakan cara guru mengorganisasikan pembelajaran, serta cara murid belajar atau bisa dikatakan cara yang digunakan guru untuk meyampaikan suatu pembelajaran agar mudah dipahami.

Penulis menggunakan metode pos matematika dalam kegiatan belajar mengajar kelas 5 SDN Banyuroto 1. Kata “pos” berarti mengacu pada suatu tempat yang jumlahnya lebih dari satu tempat seperti dalam kegiatan kepramukaan, kegiatan di luar kelas, kegiatan outbound dan lain-lain. Namun dalam hal ini, pos dimaknai berbeda dari biasanya. Apakah itu?

Kalimat “pos matematika” merupakan kegiatan yang termasuk dalam salah satu metode pembelajaran kelas. Kegiatan ini tidak harus keluar kelas, cukup dengan memanfaatkan lingkungan kelas dan membentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 1 kelompok kurang lebih 3-4 siswa.

Menurut KBBI pos memiliki istilah yaitu jawatan yang mengirimkan barang, surat, uang, dan sebagainya dans ekaligus tempat terjadinya transaksi kirim mengirim surat.

Sedangkan menurut James dan James (1976) matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan dengan jumlah dan terbagi dalam tiga bidang. Yaitu aljabar, analisis, geometri. Pos matematika adalah cara atau termasuk strategi pembelajaran matematika dengan cara permainan.

Permainan yang menggunakan pos-pos sebagai medianya. Setiap pos terdapat misi atau soal yang harus dikerjakan berisi materi-materi yang relevan sesuai kelas masing-masing. Penulis menerapkan pada pembelajaran matematika dengan metode pos berangkai matematika kelas 5.

Soal kita siapkan sekaligus sebagai bentuk LKPD setelah pembelajaran. Contoh kegiatan yang dapat dikerjakan di masing-masing pos adalah soal-soal dengan durasi disesuaikan kemampuan menyelesaikan soal-soal agar siswa dapat menyelesaikan dengan baik.

Jangan lupa berikan penjelasan dan pengarahan sebelum mengerjakan misi dalam setiap pos. Media yang digunakan juga bisa bervariasi agar anak tidak bosan mengerjakan. Bisa dengan kertas berwarna, sticky note atau juga dengan media lain yang belum pernah dilihat oleh siswa.

Kegiatan pos matematika dilakukan berangkai. Pos-pos dibuat dengan meja yang ditata sedemikian rupa berbeda dari biasanya membuat siswa lebih tertarik. Kegiatan ini juga membuat siswa mencoba menerapkan teori matematika namun dengan cara yang berbeda.

Langkahnya sebagai berikut : pertama, siapkan media yang akan digunakan sebagai soal dalam pos-pos. Siapkan kertas yang akan diisi dengan materi. Bisa origami atau buffalo atau kertas berwarna lainnya.

Bisa diisi dengan materi pengolahan angka, materi pecahan dan juga lainnya sesuai topik pembelajaran. Siapkan dan kondisikan kelas dengan ice breaking atau dengan tepuk yang membuat siswa tidak jenuh. Bagi siswa ke dalam beberapa kelompok, satu kelompok terdiri dari 3-4 anak laki-laki dan perempuan.

Berikan intruksi kegiatan pos berangkai matematika. “Di mulai” guru memberikan soal kepada kelompok di setiap pos sampai pada pos terakhir. Kelompok akan mendapatkan poin jika berhasil dan benar menyelesaikan soal-soal yang diberikan. Guru memberi tahu kelompok yang berhasil menyelesaikan misi.

Beberapa langkah tersebut adalah permainan ide pos berangkai khususnya dalam pembelajaran matematika kelas 5. Selain materi, ketepatan waktu juga dilatih karena siswa belajar memanajemen waktu agar bisa menyelesaiakn misi tepat.

Pembagian tugas setiap anggota kelompok juga perlu diperhatikan. Jadi siswa akan terbiasa menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Namun jika yang lain sudah selesai tidak serentak, yang lain bisa membantu teman yang lainnya. Hal ini juga memupuk rasa tolong-menolong. Jika tugas misi telah selesai kumpulkan pekerjaan siswa ke satu tempat atau wadah. (pf/lis)


Guru SDN Banyuroto 1, Sawangan, Kabupaten Magelang Editor : Agus AP
#Guru SDN Banyuroto 1 #Tri Bawanti #Permainan Pos Berangkai Matematika