Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Optimalisasi Modalitas Belajar Siswa dengan Metode Adaptive Learning

Agus AP • Minggu, 12 Maret 2023 | 16:49 WIB
Yulinda Sari, S.Pd
Yulinda Sari, S.Pd
RADARSEMARANG.ID, Tugas guru adalah mengoptimalkan modalitas belajar siswa yang paling menonjol. Salah satu pertanda siswa telah belajar sesuatu yakni adanya perubahan tingkah laku dalam dirinya.

Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut perubahan bersifat kognitif, keterampilan, maupun nilai dan sikap. Modalitas belajar atau gaya belajar merupakan suatu kombinasi bagaimana seseorang menyerap, mengatur serta mengolah informasi.

Menurut Keefe, modalitas belajar merupakan gabungan dari karakteristik kognitif, afektif, dan faktor fisiologis yang berfungsi sebagai indikator yang relatif stabil tentang bagaimana pelajar merasakan, berinteraksi, dan merespons lingkungan belajar (1979).

Sedangkan menurut Brown (2000) gaya belajar sebagai cara seseorang mempersepsikan dan memproses informasi dalam situasi belajar. Dikatakan preferensi gaya belajar merupakan salah satu aspek gaya belajar, dan mengacu pada pilihan satu situasi belajar atau kondisi di atas preferensi yang lain.

Merujuk pada Neuro-Linguistic Programming sebagaimana dikembangkan oleh Richard Bandler dan John Grinder dalam model strategi komunikasi, diketahui bahwa selain seseorang memasukkan informasi dari kelima indra, juga ada preferensi bagaimana seseorang menciptakan dan memberikan arti pada suatu informasi. Pada umumnya seseorang menggunakan tiga preferensi sensori yaitu berdasarkan pada visual, auditori, dan kinestetik.

Menurut Brusilovsky (2002), pembelajaran adaptif dapat menjadi sebuah alternatif untuk kurikulum biasa yang mencakup semua kurikulum pembelajaran online. Adapun Weber, mengungkapkan bahwa sistem pembelajaran adaptif bertujuan untuk mendukung peserta didik dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pembelajaran tertentu.

Sebagaimana dikutip dari sumber ulasan pada sebuah paper yang diterbitkan oleh Educause Learning Iniative pada tahun 2017, dalam menjalankan adaptive learning, guru harus menyesuaikan diri dalam interaksi dengan siswa agar bisa memberikan konten pembelajaran yang tepat, sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik.

Adaptive learning mendorong guru memantau siswa mana yang membutuhkan bantuan, mengukur kinerja kurikulum, serta memaksimalkan pembelajaran. Guru sekaligus berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran adaptif diyakini membuat semua peserta didik bisa belajar sesuai tingkat kemampuan dan porsi kebutuhan masing-masing.

Selain itu kesenjangan dalam pemahaman bisa berkurang karena para guru memastikan siswa menguasai materi pelajaran terlebih dahulu sebelum pembelajaran naik ke level yang lebih tinggi. Adaptive learning memiliki kesamaan dengan blended learning namun yang membedakannya adalah metode yang diberikan kepada peserta didik.

Sebagaimana ditegaskan bahwa pembelajaran adaptif merupakan pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dengan menerapkan program pembelajaran individu yang didasarkan pada profil pembelajar yang dikumpulkan sebelum dan selama proses pembelajaran.

Pendekatan ini berusaha mereduksi sekaligus mengelola sumber daya. Dalam hal ini pengelolaan pembelajaran dan mereduksi ketidakpastian tentang sistem sumber daya yang dikelola menjadi bagian penting dan integral dari manajemen.

Kendati dengan cara teoritis pembelajaran adaptif berpotensi dilakukan tanpa bantuan teknologi, namun praktiknya kondisi tersebut sangat jarang mampu dilakukan. Sebab sering dijelaskan pembelajaran adaptif sebagai sebuah teknologi.

Platform pembelajaran adaptif yang baik umumnya apabila dibangun menggunakan beragam bentuk penggalian data yang ditempelkan bersama-sama dengan konten pembelajaran sehingga mampu mengoptimasi klasifikasi kebutuhan peserta didik. Dengan menerapkan pembelajaran adaptif pada siswa SMPN 2 Tersono, hasilnya lebih maksimal (uj/lis)


Guru SMPN 2 Tersono, Kabupaten Batang Editor : Agus AP
#Modalitas Belajar Siswa #Yulinda Sari #Metode Adaptive Learning #Optimalisasi Modalitas Belajar Siswa #Guru SMPN 2 Tersono