Seorang guru harus kompeten dalam menciptakan suatu kegiatan belajar menuju tercapainya hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, seorang guru harus mempunyai wawasan yang luas mengenai pemilihan strategi dalam menggapai tujuan pembelajaran.
Seorang guru tidak hanya melaksanakan pembelajaran secara konvensional tanpa alat peraga tetapi siswa harus ikut aktif dalam kegiatan belajar.
Aspek penting sebagai penunjang keberhasilan belajar mengajar matematika dengan penggunaan media pembelajaran.
Media pembelajaran ini berfungsi sebagai sarana untuk memudahkan pemahaman materi yang disampaikan guru karena media pembelajaran biasanya lebih mudah ditangkap karena bentuk nyata atau konkret.
Dalam memahami konsep matematika, peserta didik perlu diberikan rangkaian kegiatan nyata yang logis. Dengan demikian, alat bantu belajar diperlukan dalam pembelajaran matematika. Keberadaan media pembelajaran matematika dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan (Wangge, 2020).
Azhar Arsyad mengatakan, “Alat peraga adalah media alat bantu pembelajaran dengan segala macam benda yang digunakan untuk memperagakan materi pelajaran”(Azhar Arsyad, 2013: 9).
Sedangkan menurut Nana Sujana (2014: 99) mengatakan bahwa alat peraga adalah sebagai berikut : Alat peraga dalam mengajar memegang peranan penting sebagai alat bantu untuk menciptakan proses belajar mengajar yang efektif.
Alat peraga disini mengandung arti bahwa segala sesuatu yang masih bersifat abstrak lalu dikonkretkan untuk menjelaskannya kembali agar siswa lebih memahaminya.
Rancangan media pembelajaran yang berupa alat peraga Jamsuder (Jam Sudut Derajat) pada materi jam sudut dengan tujuan supaya hasil belajar peserta didik dapat meningkat. Alat peraga jam sudut termasuk media sederhana yang terbuat dari bahan sederhana seperti kardus bekas karena mengingat bahwa sekolah dasar belum memiliki media pembelajaran IT.
Fungsinya untuk mengenal jam, menit dan detik serta membaca sudut yang ditunjukkan oleh jarum jam. Pada dasarnya alat ini terdiri dari dua lingkaran dan dua jarum jam, lingkaran pertama digunakan sebagai papan jam dan lingkaran kedua berfungsi untuk mengukur sudut antar kedua jarum jam.
Cara kerja dari alat ini adalah dengan menyesuaikan lingkaran besar yang telah diberi ukuran sudut dengan dua buah jarum jam yang ada pada lingkaran kecil. Secara rinci cara penggunaan alat ini adalah Tentukan pukul berapakah waktu yang ingin diukur sudutnya.
Letakkan putar jarum jam sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Putar lingkaran besar dan sesuaikan angka pada salah satu jarum jam jarum jam pertama, bisa pada jarum jam pendek maupun panjang tergantung ukuran sudut yang ingin diukur yaitu sudut terbesar ataukah sudut terkecil antara dua jarum jam.
Setelah itu lihat pada bagian lingkaran besar, angka berapakah yang ditunjukkan atau terletak sesuai dengan jarum jam kedua. Maka angka tersebutlah yang merupakan sudut yang ingin kita cari yaitu sudut antara dua jarum jam.
Penggunaan alat peraga jam sudut yang diterapkan di SDN 2 Wonosari, Kendal, ini dapat mendukung pembelajaran matematika dan peserta didik antusias dalam memahami materi sudut dan jam yang disampaikan guru. Kegunaan Jamsuder untuk memahami cara membaca jam, pengenalan jenis sudut, dan menentukan besar sudut dengan lebih mudah. (ag2/zal)
Guru SDN 2 Wonosari, Kendal Editor : Agus AP