Dengan pembelajaran pembuatan hiasan siswa, dituntut memiliki kreatifitas dan mampu menerapkan tusuk-tusuk hias untuk membuat hiasan dengan teknik menyulam.
Menyulam adalah pekerjaan tangan yang telah dikenal sejak lama. Pada dasarnya menyulam adalah menggambar di atas sebuah kain dan hiasan yang melekat pada permukaan kain atau bahan menggunakan jarum dan benang jahit. Sehingga dapat memperindah kain yang akan digunakan.
Semakin rumit dan indah hasil sulaman maka semakin tinggi nilai jualnya. Hal ini sesuai dengan Kompetensi Dasar 4.3 membuat sulaman berwarna pada mata pelajaran Pembuatan Hiasan Busana siswa Kelas XI Tata Busana SMKN 1 Tegal.
Ada dua macam sulaman yaitu sulaman putih dan sulaman warna. Sulaman putih adalah sulaman yang menggunakan benang yang sama dengan warna kain atau setingkat lebih tua atau lebih muda.
Sulaman berwarna merupakan sulaman yang menerapkan bermacam-macam tusuk hias dengan berbagai warna benang sulam dan menggunakan bahan yang bervariasi secara harmonis.
Untuk membuat sulaman dibutuhkan keterampilan dalam membuat tusuk hias. Prakteknya banyak siswa kesulitan mengingat kembali langkah awal memulai membuat tusuk hias yang bermacam-macam meskipun sudah dipelajari pada materi sebelumnya.
Untuk mengatasinya, penulis membuat video tutorial penerapan tusuk-tusuk hias pada motif hiasan sulaman. Menggunakan video tutorial dalam pembelajaran sebagai media dapat membuat guru lebih produktif karena tidak harus menjelaskan dan mendemonstrasikan berulang-ulang materi yang sama, sehingga guru punya waktu luang lebih untuk membantu kesulitan siswa dan siswa juga dapat belajar secara mandiri.
Video tutorial berasal dari kata video dan tutorial, “ Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia video berarti : (1) bagian yang memancarkan gambar pada pesawat televisi; (2) rekaman gambar hidup atau program televisi untuk ditayangkan lewat pesawat televisi”. Sedangkan kata tutorial berarti: ”(1) Pembimbingan kelas oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang mahasiswa atau sekelompok kecil mahasiswa; (2) pengajaran tambahan melalui tutor”.
Jadi Video Tutorial dapat diartikan rekaman yang sengaja dibuat dalam bentuk video yang dapat ditayangkan dalam rangka memberikan bimbingan kepada siswa baik secara individu atau berkelompok.
Membuat sulaman merupakan pelajaran praktek yang menghasilkan produk. Dari desain, perencanaan, proses kerja sehingga hasil kerja berupa produk. Maka metode yang digunakan dalam pembuatan sulaman adalah project Based learning.
Pembelajaran dimulai penentuan pertanyaan mendasar tentang sulaman dilanjutkan menyusun perencanaan proyek meliputi mendesain motif, menyiapkan alat dan bahan menyulam dan penyusunan jadwal atau langkah-langkah menyulam pada busana.
Siswa dapat mengerjakan proyek secara berkelompok atau individu dengan bantuan video tutorial yang di share melalui grup WA, dan Google classroom. Sehingga setiap langkah bisa dikerjakan dengan baik. Guru bisa membantu dan mengarahkan pengembangan ide dan kesulitan siswa. Tahapan berikutnya penilaian dan evaluasi terhadap proses pengerjaan sulaman.
Manfaat penggunaan video tutorial dalam pembelajaran memberikan kemudahan bagi penggunanya. Siswa dapat memutar video berulang-ulang sehingga mudah mengerti langkah-langkah penerapan tusuk hias pada pembuatan sulaman. Prose pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton. (ko/fth)
Guru Produktif Tata Busana SMKN 1 Tegal Editor : Agus AP