Sesuai tugas pokok guru di dalam UU Guru dan dosen adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Maka guru harus mampu mengembangkan model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif baik secara fisik dan mental sesuai dengan kurikulum 13.
Kepemimpinan dapat dipelajari di dalam proses pembelajaran yang dilakukan di kelas. Hal ini tergantung dari kreativitas guru dalam menentukan model pembelajaran yang tepat. Maka penulis dalam proses pembelajaran di SMP N 1 Warungasem pada materi Mengenal Negara – negara ASEAN mencoba menggunakan model pembelajaran snowball throwing. Dengan pembelajaran snowball throwing diharapkan siswa dapat belajar menjadi seorang pemimpin. Disamping itu mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Model pembelajaran ini merupakan permainan antar kelompok yang diperlombakan. Seperti melempar bola untuk merangsang siswa tersebut untuk lebih aktif dan semangat (Vera dkk,2013:38).
Langkah-langkah dalam Snowball Throwing Menurut Suprijono (2010), adalah : Guru menyampaikan materi yang akan disajikan dalam pembelajaran. Guru membentuk kelompok, setelah kelompok terbentuk, guru memanggil ketua dari masing-masing kelompok untuk diberikan beberapa penjelasan tentang materi yang akan diajarkan. Setelah memperoleh pengarahan, masing-masing ketua kelompok kembali ke dalam kelompoknya. Ketua kelompok selanjutnya menjelaskan tentang materi yang telah diperoleh dan dijelaskan dari guru.
Selanjutnya siswa di dalam kelompok, masing-masing diberikan satu lembar kertas untuk untuk menuliskan satu pertanyaan. Pertanyaan berhubungan dengan materi yang telah dijelaskan masing-masing ketua kelompok. Kertas yang dituliskan pertanyaan oleh masing-masing siswa tersebut. Selanjutnya dibuat seperti bola, kertas tersebut dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain. Siswa yang memperoleh lemparan bola selanjutnya diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang tertulis didalam kertas tersebut. Guru melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
Model pembelajaran ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana latihan kepemimpinan bagi siswa. Ada pembagian kelompok dan masing-masing kelompok menunjuk salah satu anggotanya sebagai ketua/ pemimpin. Model pembelajaran Snowball Throwing mampu melatih kepercayaan diri bagi siswa yaitu siswa akan aktif berbicara dan berani menyampaikan pendapat akan kasus yang sedang dibahas. Tanpa disadari siswa berani mengalahkan rasa takut maupun keraguan untuk menyampaikan pendapat.
Manfaat lain mampu meningkatkan kemampuan berpikir, dimana siswa mampu memecahkan masalah yang dihadapinya dengan benar dan memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Manfaat berikutnya siswa mampu meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi, kemampuan ini sangat diperlukan bagi seorang pemimpin sebab seorang pemimpin akan menghadapi berbagai macam karakter orang dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan menggunakan model ini siswa lebih memahami dan mengerti tentang materi pelajaran yang dipelajari. Hal ini disebabkan karena siswa mendapat penjelasan dari teman sebaya yang telah ditunjuk menjadi ketua dalam kelompoknya. (bat2/fth)
Guru SMP N 1 Warungasem Editor : Agus AP