Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Cara Cepat Belajar Membaca Tanpa Dieja

Agus AP • Senin, 1 November 2021 | 01:18 WIB
Usman Abdul Hakim, S.Pd. SD
Usman Abdul Hakim, S.Pd. SD
RADARSEMARANG.ID, Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal. Tidak sekadar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif (Farida Rahim, 2008: 2).

Menurut pandangan tersebut, membaca sebagai aktivitas visual merupakan proses menerjemahkan simbol tulis ke dalam bunyi. Sebagai suatu aktivitas berpikir, membaca mencakup pengenalan kata, pemahaman literal, interpretasi, membaca kritis (critical reading), dan membaca kreatif (creative reading).

Membaca sebagai proses linguistik, skemata pembaca membantunya membangun makna. Sedangkan fonologis, semantik, dan fitur sintaksis membantunya mengomunikasikan dan menginterpretasikan pesan-pesan. Proses metakognitif melibatkan perencanaan, pembetulan suatu strategi, pemonitoran, dan pengevaluasian.

Menurut Saleh Abbas (2006: 101), membaca pada hakikatnya adalah suatu aktivitas untuk menangkap informasi bacaan baik yang tersurat maupun yang tersirat dalam bentuk pemahaman bacaan secara literal, inferensial, evaluatif, dan kreatif dengan memanfaatkan pengalaman pembaca.

Di pihak lain, Puji Santosa (2009: 6.3) menyatakan hakikatnya, aktivitas membaca terdiri dari dua bagian yaitu membaca sebagai proses dan membaca sebagai produk. Membaca sebagai proses mengacu pada aktivitas fisik dan mental. Sedangkan, membaca sebagai produk mengacu pada konsekuensi dari aktivitas yang dilakukan pada saat membaca.

Belajar membaca merupakan sesuatu yang wajib dilakukan anak guna mengasah keterampilan.Tetapi masalahnya tidak semua anak dapat belajar membaca dengan lancar. Banyak anak usia sekolah kelas rendah mengalami kesulitan belajar membaca. Mereka butuh metode khusus agar membaca menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan.

Guru harus menggunakan cara yang senyaman mungkin agar anak tidak akan merasa bosan untuki belajar membaca. Guru harus memahami sifat dan karakter siswa.

Ada beberapa cara membaca yang bisa kita lakukan untuk mengajarkan anak bisa membaca. Pertama, mulailah ajarkan kepada anak untuk mengenali huruf-huruf A-Z. Buatlah mereka mengenali huruf dasar ini, bisa menggunakan kartu gambar huruf yang lucu.

Pada tahap ini kita tidak perlu mengajarkan secara terburu-buru. Mulailah dengan sedikit demi sedikit, agar anak lebih mudah mengingatnya. Kedua, pada tahapan ini setelah anak menguasai dan mengingat bentuk huruf dengan sempurna, mulai ajarkan mengenal suku kata. Biarkan anak menghafalkan suku kata dari konsonan B hingga Z, yang diikuti huruf vokal a, i, u, e, o.
Contoh : ba, bi, bu, be, bo, ca, ci, cu, ce, co dan seterusnya.

Biarkan anak menghafalnya sehingga akan bisa terbiasa. Walaupun anak sudah bisa menghafal konsonan suku kata ini, ia belum dikatakan berhasil jika belum bisa membacanya.

Setelah menguasai suku kata, tahap selanjutnya membaca suku kata yang bervariasi. Kita bisa mencari beberapa kata yang mudah dengan variasi suku kata agar anak lebih mudah memahaminya.
Mulailah dengan mengajarkan benda-benda di sekitar. Seperti bo-la, bu-ku, ma-mi. Pada tahap ini jangan dulu mengenalkan anak dengan suku kata yang berakhiran huruf mati agar anak menguasai tahap ini.

Jika anak sudah menguasai suku kata yang bervariasi, mulailah ajari huruf yang mengandung konsonan mati. Beberapa jenis konsonan yang biasa digunakan dalam kata misalnya ”ng” dan ”ny”. Mungkin awalnya akan mengalami kesulitan, namun jika dilatih terus-menerus kemampuannya akan berkembang. Hal ini bisa dilakukan dengan rutin agar si anak dapat dengan mudah dan terbiasa untuk menyebutnya.

Sebagai tahap akhir ajarilah anak belajar membaca kata secara utuh. Jika anak sudah bisa, ajarkan membaca kalimat yang sederhana, yang tidak terlalu panjang. Berlatihlah secara terus-menerus hingga anak pandai membaca. Demikianlah cara mengajarkan membaca pada anak yang efektif diajarkan pada kelas rendah. (ra1/lis)


Guru SDN 02 Sima, Kec Moga, Kabupaten Pemalang Editor : Agus AP
#Guru SDN #SDN 02 Sima Moga Pemalang #Cara Cepat Belajar Membaca Tanpa Dieja #Usman Abdul Hakim