
RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran adalah proses membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.
Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar memeroleh ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik.
Aplikasi banyak digunakan untuk mengasah kreativitas dan efektivitas pembelajaran. Seperti aplikasi Telegram, Facebook, Zoom, Google Meet, Webex Meet.
Tetapi semua itu kalah penting dengan peran guru dan dalam proses pembelajaran.
Guru bertugas serta bertanggung jawab untuk mendidik, membimbing, membina serta memimpin siswa sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratif serta bertanggung jawab.
Agar tujuan pembelajaran tersebut dapat tercapai dengan baik maka perlu kerja sama yang baik antarguru dan peserta didik.
Kerja sama guru dan peserta didik diharapkan dapat mendorong peserta didik agar selalu melaksanakan tugasnya sebagai pelajar. Belajar sungguh-sungguh dan tekun sehingga dapat tercapai cita citanya.
Peran guru dalam pembelajaran ada tiga komponen utama sistem pendidikan. Yakni siswa atau peserta didik, guru atau pendidik dan kurikulum.
Mengapa disebut sebagai komponen utama karena jika eksistensi dari salah satu komponen tersebut tidak ada, maka proses pembelajar atau proses interaksi edukatif tidak akan terjadi.
Apapun kurikulumnya yang terpenting adalah mutu guru atau pendidiknya. Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya peran guru sebagai prasyarat utama untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Peran pendidik dalam pembelajaran sangat penting sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, inovator dan pendorong kreativitas.
Sehingga tujuan pembelajaran dan kompetensi peserta didik yang diharapkan dapat tercapai.
Pendidik memberikan pengaruh penting dalam pembelajaran. Peserta didik yang didukung penuh pendidikannya akan menunjukkan perbedaan dalam prestasi dan tingkah laku.
Proses pembelajaran untuk meningkatkan pencapaian belajar siswa adalah memberikan perhatian dan waktu secara penuh.
Menciptakan lingkungan yang ramah belajar, menjalin komunikasi dengan pendidik akan membuat peserta didik kreatif.
Prinsip pembelajaran yang sebaiknya diterapkan oleh pendidik kepada peserta didik antara lain mempertimbangkan tahapan dan capaian peserta didik, membangun kapasitas untuk menjadi pembejar sepanjang hayat.
Kemudian mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik, menerapkan pembelajaran yang relevan berorentasi pada masa depan yang berkelanjutan.
Langkah dasar strategi pembelajan yang diterapkan menetapkan tujuan pengajaran, menetapkan sistem pendekatan pengajaran, pemilihan dan penetapan metode, teknik dan prosedur pembelajaran yang paling tepat dan efektif, menetapkan kriteria keberhasilan proses pembelajaran.
Berdasarkan uraian di atas menunjukkan betapa penting peran pendidik dalam proses belajar mengajar agar peserta didik bisa termotivasi sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
Karena motivasi belajar adalah kecenderungan siswa dalam melakukan kegiatan belajar yang didorong oleh hasrat untuk mencapai prestasi atau hasil belajar sebaik mungkin (Clayton Alderfer dalam Nashar, 2004:42).
Dan bukankah orang yang harus memahami kecenderungan belajar peserta didik adalah pendidik. (nop2/lis)
Oleh : Umyati, S.Pd, Guru SD Negeri 02 Botekan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

