Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Audio Visual dan Role Playing untuk Tingkatkan Keaktifan dan Hasil belajar

T
Penulis: Tasropi❯

 

Siti Mutamimah, S.Ag.
Siti Mutamimah, S.Ag.


Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan agama mempunyai peran yang strategis dalam hal peningkatan iman, takwa, akhlak mulia, sikap kreatif dan rasa tanggung jawab.

Di sisi lain, pendidikan agama khususnya pendidikan agama Islam menemui banyak tantangan dan kritik.

Tantangan yang dihadapi dalam pendidikan Agama Islam sebagai sebuah mata pelajaran adalah bagaimana mengimplementasikan pendidikan agama Islam secara efektif dan proporsional.

Advertisement

Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti bukan hanya mengajarkan pengetahuan tentang agama saja, tetapi harus mengarahkan peserta didik agar memiliki kualitas iman, takwa, akhlak mulia serta keterampilan atau keahlian mengimplementasikan dalam perilaku secara bertanggung jawab.

Materi Zakat Fitrah dan Mal merupakan salah satu materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam aspek ibadah.

Advertisement

Ketika materi ini disajikan di SMP Negeri 2 Kesesi dengan pendekatan ceramah, membaca buku teks, dan memberi tugas untuk mengerjakan soal-soal latihan ternyata keaktifan dan hasil belajar peserta didik sangat rendah.

Bagi penulis hal ini merupakan masalah yang serius karena penulis khawatir materi Zakat Fitrah dan Mal yang penting ini hanya terlewati begitu saja, tanpa kesan, tidak bermakna, dan tidak mendapatkan hasil belajar yang optimal.

Dari permasalahan di atas penulis sebagai guru PAI dan Budi Pekerti tertarik untuk menerapkan penggunaaan Audio Visual dan Role Playing untuk meningkatkan keaktifan dan hasi belajar satuan pendidikan tersebut.

Teknik yang dilakukan adalah dengan menggunakan teknik keterlibatan peserta didik pembelajaran melalui bermain peran.

Sebagai peneliti, penulis berharap melalui media dan teknik pembelajaran ini motivasi belajar peserta didik akan meningkat, berkesan, bermakna, dan hasil belajar pun menjadi optimal.

Audio visual merupakan jenis media yang dapat membantu menyampaikan informasi dengan cepat jelas kepada penerima pesan.

Audio visual berasal dari dua kata yaitu audio dan visual. Audio yaitu media yang hanya mengandalkan segi suara saja, misalnya kaset, radio. Sedangkan visual yatu suatu media yang mengandalkan dari faktor penglihatan indera mata., seperti gambar, foto, grafik.

Media audio visual merupakan peralatan elektronik dapat dapat menampilkan gambar hidup yang meliputi gambar bergerak dan suara.

Role Playing menurut Muhammad Anas (2014) merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik, agar peserta didik dapat mengalami pembelajaran yang bermakna dan benar-benar memahami apa yang ia pelajari.

Dalam pembelajaran menggunakan model role playing peserta didik diperlakuka sebagai subyek pembelajaran secara aktif, di mana pada saat-saat tertentu peserta didik melakukan praktik bersama-sama temannya dalam kegiatan pembelajaran.

Setelah menggunakan media pembelajaran Audio Visual dan Role Playing terjadi peningkatan yang sangat signifikan terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Kesesi pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti pada materi Zakat Fitrah dan Mal.

Ke depannya baiknya digunakan pada materi yang lain dan bisa dikembangkan pada guru mata pelajaran yang lain.

Karena setelah penerapan terjadi hal yang sangat baik dalam pembelajaran, yaitu: mengundang rasa ingin tahu murid, menantang murid untuk belajar, mengaktifkan mental, fisik dan psikis murid, memudahkan guru, mengembangkan kreatifitas murid, mengembangkan pemahaman murid terhadap materi yang dipelajari. (bp2/ton)

 

 

Oleh : Siti Mutamimah, S.Ag.

Guru PAI & BP SMPN 2 Kesesi, Kab Pekalongan

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer