Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Urgensi Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional di Kelas

T
Penulis: Tasropi❯
Lilis Purwasih, S.Pd.
Lilis Purwasih, S.Pd.

RADARSEMARANG.ID, “Mendidik pikiran tanpa mendidik hati, adalah bukan pendidikan sama sekali.”  (Aristoteles).


Advertisement

Ungkapan filosof itu benar adanya. Manusia sendiri secara tekstur terdiri atas jasmani dan rokhani. Berbanding lurus ada unsur pikiran juga ada unsur hati.

Mendidik siswa untuk berkembang pikiran ,kecerdasan itu penting. Namun mengasah hati agar memiliki rasa, peduli sesama, punya sopan santun, tenggang rasa itu lebih penting.

Untuk menerapkan  Kompetensi Sosial Emosional  kesadaran diri. Dengan mengatur diri agar dapat menjalankan tugas sebagai guru di sekolah, berarti kita sedang menerapkan Kompetensi Sosial Emosional manajemen diri.

Advertisement

Dengan membangun pemahaman tentang konteks kelas dan sekolah sebenarnya kita menerapkan Kompetensi Sosial Emosional  kesadaran sosial dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Dengan berkolaborasi dengan sesama rekan guru, rekan sejawat, dan pemimpin di sekolah maupun komunitas, berarti menerapkan KSE keterampilan berelasi (modul CGP). Selamat belajar, berubah, berbagi, dan terus tergerak dan bergerak untuk kemajuan pendidikan Indonesia! (on/aro)

 

Advertisement

Oleh: Lilis Purwasih, S.Pd.

Guru Kelas 6 SD Negeri Brayo, Kabupaten Batang

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer