RADARSEMARANG.ID, Getasan - Akibat hujan lebat di wilayah Kecamatan Getasan yang berada di lereng Gunung Merbabu menyebabkan banjir bandang Rabu (28/2).
Banjir bandang tersebut menerjang tiga desa dan lima dusun yang berada di lereng Gunung Merbabu.
Salah satunya di Dusun Dukuh, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan. Dimana terdapat jembatan yang tersumbat oleh material yang dibawa oleh banjir bandang tersebut. Sehingga aliran air banjir meluap hingga ke jalanan.
Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro mengungkapkan dari hujan lebat tersebut memunculkan aliran air sungai yang besar dan cukup deras.
Serta dengan membawa material seperti batu dan juga ranting pohon.
"Sehingga membuat beberapa titik yang jembatannya tersumbat. Kemudian ada satu jembatan di jalan antara Ngroto dan Macanan itu putus," ungkapnya.
Terkait dengan bencana ini terdapat kurang lebih empat dusun yang mengalami akibat langsung. Dan tiga desa yakni Desa Batur, Desa Tajuk, dan Desa Jetak.
"Di desa tajuk memang ada tiga titik yang terpengaruh langsung akibat derasnya banjir dari atas," jelasnya.
Pihaknya bersama Forkompimcam Getasan serta masyarakat sudah mencoba untuk mengurai jembatan yang tersumbat secara manual. Seperti dengan menyemprot bagian dalam jembatan yang tersumbat.
Tidak hanya itu BPBD Kabupaten Semarang juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang untuk nantinya dilakukan assesmen terkat jembatan yang putus.
Dan juga besok akan didatangkan ekskavator untuk membantu mengurai jembatan yang tersumbat.
"Kemudian ada longsor juga di Dusun Gedong yang hari ini kita lakukan assesmen kesana dan melakukan penanganan sementara," pungkasnya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi