Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Disdukcapil Kabupaten Semarang Gencarkan Perekaman dan Pembuatan KTP bagi Pemula

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 13 Desember 2023 | 01:38 WIB
Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang, Tajudin Noor
Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang, Tajudin Noor

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang melakukan antisipasi perekaman dan pembuatan E-KTP bagi pemula.

Salah satunya dengan program Desa Gisa atau Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengungkapkan pihaknya akan mengoptimalkan perekaman data pemula melalui semua program hingga ke desa.

Baik menggunakan program Desa Gisa atau melalui aplikasi Smart yang merupakan rancangan asli Disdukcapil Kabupaten Semarang. 

"Sehingga masyarakat memiliki opsi untuk melakukan perekaman dan pembuatan KTP bisa datang ke kantor kita atau melalui desa," ujarnya Selasa (12/12). 

Tidak hanya itu, pihaknya juga memiliki program Jemput Bola. Dimana program tersebut melingkupi hal-hal yang isedentil. 

Pihak Disdukcapil mendatangi desa, sekolah, lembaga, dan koorporasi untuk mengantisipasi perekaman data pemula.

Sehingga tidak ada alasan apapun untuk menunda pembuatan KTP. 

"Di Kabupaten Semarang terdapat 1.070.579 jiwa dan masih ada 16.070 orang yang wajib KTP-el pemula," ungkapnya. 

Jumlah tersebut pema yang masuk kategori umur belum 17 tahun.

Namun pihaknya mengantisipasi dengan melakukan perekaman data mereka di tahun 2023 ini sampai dengan di bulan Desember ini ada 463 jiwa atau 2,88 persen. 

"Jadi mereka ini baru rekam data, dan cetak KTP-el milik mereka pada saat umur mereka itu 17 tahun. Artinya, masih ada 15 ribu sekian ada di tahun 2024 mulai bulan Januari sampai Desember di tahun depan," jelasnya.

Tajudin menambahkan dari data 15 ribu sekian jiwa yang cetak KTP pada tahun depan.

Terdapat yang masuk di bulan Januari-Februari 2024 dan sebagian besar itu masuk di bulan-bulan pelaksanaan Pilkada 2024.

"Agar nantinya jumlah calon pemilik KTP pemula bisa terpenuhi, pihaknya gencar melakukan berbagai sosialisasi. Diantaranya lewat film pendek, iklan layanan masyarakat, informasi baliho, bahkan di berbagai platform, mulai dari sosial media, youtube, baliho dan reklame," bebernya. 

Tajudin menekankan adminduk menjadi dasar semua pelayanan.

Sehingga tugas Disdukcapil itu harus mengupdate dan memaksimalkan masyarakat harus memiliki adminduk. 

"Tanpa adminduk masyarakat tidak sejahtera baik itu yang pemula hingga yang sudah berusia berapapun. Contohnya, pemberian bantuan, pengajuan permodalan, hampir semua sektor itu membutuhkan kepemilikan adminduk," pungkasnya. (nun) 

 

Editor : Agus AP
#Pemilu 2024 #Disdukcapil #KTP #Kabupaten Semarang