Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Desa Wisata Kabupaten Semarang Perlu Dukungan Pihak Ketiga untuk Pengembangan

Nurfa'ik Nabhan • Kamis, 19 Oktober 2023 | 03:06 WIB
Kepala Disparta Kabupaten Semarang saat meresmikan penambahan fasilitas di Desa Wisata Lerep
Kepala Disparta Kabupaten Semarang saat meresmikan penambahan fasilitas di Desa Wisata Lerep

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Pemkab Semarang melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mendukung adanya kerjasama atau CSR dari pihak ketiga untuk pengembangan desa wisata.

Karena potensi dan sumber daya manusia untuk membangun desa wisata (deswita) sudah ada. 

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati mengungkapkan pihaknya mendukung adanya dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan desa wisata.

Baik itu melalui kolaborasi maupun program CSR. 

"Kalau dari kita atau desa wisata, potensinya sudah ada dan SDM juga sudah ada. Tetapi semua itu juga membutuhkan support dana, " katanya. 

Ia mencontohkan Desa Wisata Lerep yang ada di Kecamatan Ungaran Barat.

Di Deswita Lerep sudah banyak berkolaborasi dan mendapatkan dukungan dari para stakeholder. 

"Namun disamping itu harus diimbangi dengan adanya fasilitas-fasilitas yang bisa dinikmati oleh para pengunjung nantinya, " ungkapnya. 

Desa wisata yang ada di Kabupaten Semarang memiliki keberagaman dan memiliki potensi masing-masing.

Sehingga diharapkan para pengelola bisa mencari peluang untuk bisa menjalin kerjasama untuk pengembangan. 

"Kami dari Pemkab Semarang juga akan terus mendukung pengembangan yang ada di desa-desa wisata. Terutama membantu untuk memperkenalkan kepada wisatawan," jelasnya. 

Hal tersebut dilakukan karena sektor pariwisata memiliki tujuan akhir untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Secara tidak langsung jika sektor pariwisata bisa bergerak maka perekonomian masyarakat juga bisa bergerak. 

Wiwin juga berpesan kepada desa wisata yang baru lahir atau baru merintis agar bisa segera menyesuaikan dengan kondisi desa.

Agar nantinya semua elemen di desa wisata tersebut bisa berjalan menjadi satu paket. 

"Saya berharap jika ketika terdapat wisatawan yang berkunjung tidak hanya stay di satu tempat. Tetapi bisa mengeksplor desa wisata yang lainnya, " ucapnya. 

Tidak hanya itu, generasi muda yang ada di desa juga diharapkan bisa membantu pengembangan desa wisata. Karena dibutuhkan inovasi-inovasi yang bisa disesuaikan dengan jaman sekarang. 

"Yang pasti Kabupaten Semarang dengan potensi alamnya dan sumber daya manusianya nanti akan mengangkat kita semua dan menjadi dikenal di semua lini," ujarnya. 

Pihaknya juga terus mendorong masyarakat agar dari jumlah 74 desa wisata yang ada Di Kabupaten Semarang bisa bertambah bahkan hingga 100 desa wisata.

Dan bagi desa wisata yang baru lahir harus terus berkembang dan tidak hanya sekedar lahir. (nun) 

 

 

Editor : Agus AP
#CSR #Desa Wisata #dinas pariwisata (disparta) #Kabupaten Semarang #BUMN