Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Ke Sekolah Terlalu Menor, Guru Hapus Make Up Siswi SMAN 1 Bergas

Maria Novena Sinduwara • Jumat, 15 September 2023 | 16:30 WIB

Guru SMAN 1 Bergas saat mengecek tas sekolah murid.
Guru SMAN 1 Bergas saat mengecek tas sekolah murid.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Tindakan guru menghapus make up sejumlah siswi di SMAN 1 Bergas, Kabupaten Semarang, diklaim sebagai tindakan disipliner standardisasi pendidikan.

Pihak sekolah juga menyatakan, video berdurasi 20 detik itu sudah terjadi satu tahun lalu. Ketika siswi yang bersangkutan kelas XI.

Dalam video yang baru viral belakangan ini menunjukkan seorang guru bernama Hani Puji Astuti mengelap wajah sisinya menggunakan tisu basah.

"Karena riasan di wajah siswi saat itu memang berlebihan. Sehingga berpotensi mengganggu jalannya pelajaran di sekolahan. Oleh karena itu, perlu diberikan tindakan untuk mengedukasi bahwa sekolah tempat untuk belajar, bukan berdandan," terang Koordinator Satuan Tugas Pelaksana Pembinaan Kesiswaan (STP2K) SMAN 1 Bergas, Cipta Andy Sulistyawan

Penggunaan riasan wajah sudah diatur dalam tata tertib sekolah. Misalnya siswi hanya boleh menggunakan lipgloss netral atau tidak berwarna dan juga minyak wangi.

Sebelum masuk sekolah pihak sekolah melakukan pemeriksaan di gerbang depan untuk ketertiban pakaian serta aksesoris, termasuk tata rias wajah.

Diakui Andy, maraknya pelajar yang berdandan  sejak masa pandemi Covid-19 2020 lalu. Menurutnya, terjadi perubahan karakter peserta didik saat menjalani pendidikan di rumah dan terbawa pada aktivitas belajar di sekolah.

"Pasca Covid ini memang perubahannya luar biasa, dari SMP kemudian langsung masuk SMA. Setelah pemerintah memperbolehkan masyarakat tidak mengenakan masker, ternyata sebagian siswi yang masih mengenakan masker itu justru berdandan berlebihan," ujarnya.

Sementara itu Humas SMAN 1 Bergas, Larasati Huri Saputri menambahkan, apa yang dilakukan oleh guru tersebut merupakan bagian dari standarisasi pendidikan. Hal-hal yang tidak perlu dan tidak menyangkut pelajaran akan dilarang.

"Kami terus memberikan edukasi kepada para peserta didik kaitannya dengan tata tertib di lingkungan sekolah,"pungkasnya. (ria/zal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#siswi #SMAN 1 Bergas #Make Up