“Betul masih tutup, namun pasar hewan kecil sudah mulai dibuka,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu Kamis (8/9).
Sunu menegaskan, pasar hewan yang beroperasi hanya memperdagangkan kambing atau domba, jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Syarat lainnya yaitu pasar hewan hanya bisa menerima ternak kecil sehat yang berasal dari Kabupaten Semarang.
Menurutnya, jumlah kasus hewan ternak yang terjangkit PMK di Bumi Serasi kini sudah mulai menurun. Tim dari Diapertanikap pun tetap melakukan evaluasi di lapangan.
“Sudah mulai menurun dibanding pada awal Agustus lalu. Minggu lalu 1.299 ekor, sebelumya di Agustus awal ada 2.000 ekor,” beber Sunu. Pihaknya berharap tren kasus PMK terus menurun.
Sementara itu salah satu pedagang sapi asal Ambarawa Muhamad Umar mengatakan, omzetnya menurun drastic selama pasar Pon ditutup. Semula dalam satu bulan bisa menjual hingga 15 ekor, saat ini baru empat ekor.
“Saat ini jualannya di rumah aja. Dan tidak nyetok sapi. Takut lakunya lama. Satu-satunya tempat jualan saya ya di Pasar Hewan Ambarawa semoga segera di buka,” harapnya. (ria/zal) Editor : Agus AP