Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semester Pertama DP3AKB Tangani 35 Kasus Kekerasan 

M

 


Advertisement

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang Dewanto Leksono.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang Dewanto Leksono.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Kasus kekerasan seksual di Kabupaten Semarang masih terus menjadi perhatian serius. Data yang dimiliki Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) semester pertama tahun 2026 ini terdapat 35 kasus kekerasan seksual yang ditangani.

Diakui Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang Dewanto Leksono angka kasus kekerasan seksual dari tahun ke tahun mengalami peningkatan tren. Data dari tahun 2023 sampai pertengahan 2026 angka kekerasan seksual terus meningkat.

Advertisement

 Parahnya lagi sebagian besar pelaku kekerasan seksual justru merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.

Kedekatan tersebut kerap dimanfaatkan pelaku karena menganggap korban tidak akan berani melapor atau persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Advertisement

"Saat ini juga alhamdulillah korban mau speak up maka kita bisa ikut menghentikan sekaligus memutus mata rantai tindak kekerasan yang ada. Memang yang terjadi kebanyakan pelaku kekerasan seksual justru orang terdekat korban. Mereka merasa korban tidak berani melapor atau kasusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan,"jelasnya.

Meski demikian, Dewanto menegaskan kedekatan hubungan tidak menghapus konsekuensi hukum. Baik pelaku merupakan kerabat maupun bukan, seluruhnya tetap dapat dijerat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

DP3AKB dalam hal ini terus melakukan sosialisasi ke masyarakat dan keluarga untuk tidak menutupi kasus kekerasan seksual.

Menurutnya, keberanian korban dan dukungan lingkungan sekitar untuk melapor menjadi kunci dalam memutus rantai kekerasan.

"Jangan karena pelakunya kerabat kemudian tidak berani melapor. Masyarakat dan keluarga harus ikut andil untuk mendorong korban berani speak up dan melaporkan setiap tindak kekerasan yang terjadi,"lanjutnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel

DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel

Tahun 2027 Pemerintah Kabupaten Semarang berencana memberikan beasiswa kepada sekitar 1.682 anak inklusi mulai jenjang TK, SD, MI, SMP hingga MTs. Masing-masing anak direncanakan menerima bantuan sebesar Rp500 ribu,

Ekonomi Jadi Alasan, Kuota KB Pria Gratis di Kabupaten Semarang Ludes Sebelum Tengah Tahun

Ekonomi Jadi Alasan, Kuota KB Pria Gratis di Kabupaten Semarang Ludes Sebelum Tengah Tahun

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang saat membuka layanan KB di setiap kecamatan. Minat KB Pria semakin tinggi, kuota di tahun 2026 habis.

Pecah Ban Belakang, Bus Bandung Express Oleng dan Terguling di Jalan Lingkar Ambarawa

Pecah Ban Belakang, Bus Bandung Express Oleng dan Terguling di Jalan Lingkar Ambarawa

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) Bawen menuju JLA Ngampin. Tepatnya di dekat Toko Sepeda Hani, Dusun Talun, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer