Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitigasi Kecelakaan di Exit Tol Bawen, Dishub Kanalisasi Jalur

M

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satuan Lalulintas Polres Semarang dan Trans Marga Jateng buka barrier pembatas jalan di exit tol Bawen. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satuan Lalulintas Polres Semarang dan Trans Marga Jateng buka barrier pembatas jalan di exit tol Bawen. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang


Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satuan Lalulintas Polres Semarang dan Trans Marga Jateng buka barrier pembatas jalan di exit tol Bawen.

Hal ini merupakan langkah mitigasi usai banyaknya kasus kecelakaan di lokasi Exit Tol Bawen tepatnya di lampu merahnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Djoko Noerjanto mengatakan kasus kecelakaan truk dengan rem blong melibatkan kendaraan roda dua yang sedang mengantri di lampu merah.

Advertisement

Hal ini menjadi catatan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk melakukan langkah-langkah mitigasi.

Saat ini Dishub masih tahap uji coba memisahkan kendaraan roda dua yang dari arah Ungaran ke Bawen ke sisi sebelah kiri.

"Kita coba pisahkan di antrian yang ada di exit tol Bawen ini, dari arah bawen, dari arah atas itu, untuk dipisahkan sepeda motor. Dikanalisasi supaya antriannya tersendiri sehingga fatalitas terhadap, misalnya, ada kemungkinan terjadi gagal rem bisa dikurangi ataupun dihindarkan. Ini kita coba mulai dari hari ini,"jelasnya. Selasa (10/3).

Advertisement

Mitigas rawan laka di Exit Tol Bawen Dishub juga akan memasang countdown yaitu penghitung mundur agar dari jarak jauh sudah bisa melihat ada antrian masih lama, sehingga bisa pelan terlebih dahulu.

Berkaitan dengan rambu pemberitahuan bagi kendaraan roda dua Joko mengatakan segera dilengkapi.

Meski demikian Joko mengatakan ada petugas yang nantinya dilokasi untuk memberikan pemberitahuan.

Uji coba kanalisasi jalur tersebut diungkapkan Joko masih belum bisa dipastikan sampai kapan, pihaknya berharap bisa selamanya atau tetap terpisah antara kendaraan roda dua saat antri di lampu merah Bawen. 

"Kita juga masih melakukan sosialisasi ke pengedaran roda dua agar membiasakan mengambil laju supaya terpisah dari kendaraan roda 4 ke atas,"pungkasnya.(ria)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pecah Ban Belakang, Bus Bandung Express Oleng dan Terguling di Jalan Lingkar Ambarawa

Pecah Ban Belakang, Bus Bandung Express Oleng dan Terguling di Jalan Lingkar Ambarawa

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) Bawen menuju JLA Ngampin. Tepatnya di dekat Toko Sepeda Hani, Dusun Talun, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Knalpot Brong dan Bullying Jadi Keluhan Utama Warga Ungaran Barat

Knalpot Brong dan Bullying Jadi Keluhan Utama Warga Ungaran Barat

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menggelar kegiatan "Belanja Aspirasi" bersama para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Ungaran Barat.

Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Kapolres Semarang Masuk SD Ingatkan Bahaya Sepeda Listrik

Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Kapolres Semarang Masuk SD Ingatkan Bahaya Sepeda Listrik

Usai apel Heru mengunjungi ruang kelas dan berinteraksi langsung dengan siswa SD Negeri Susukan 01 Kecamatan Ungaran Timur. Pihaknya bersama Kasat Lantas mengedukasi pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer