alexametrics

Jaga Kualitas, Pilih Bebek dan Ayam Terbaik

Bebek Goreng Pak Eko Bawen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Bawen tanpa menyicipi gurihnya Bebek dan Ayam Goreng Pak Eko. Tokoh masyarakat maupun publik figur. Ada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolres dan jajarannya, Chris John, Limbad dan tokoh lainnya.

Letaknya sangat strategis. Sekitar 200 meter sebelah kanan jalan dari Terminal Bawen menuju arah Magelang. Pengunjung tak perlu khawatir, sebab tempat ini memiliki parkiran yang sangat luas di halaman belakang. Ini memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang datang. Bila penuh pengunjung pun bisa pindah ke cabang Pak Eko yang lain, di sebelah kiri jalan tak lebih dari 500 meter menuju arah Magelang. Buka mulai pukul 10.00 sampai dengan 22.00.

Baca juga:  Sensasi Kres…Kres… saat Mengunyah Tulang Muda Bikin Ketagihan

Bebek Goreng Pak Eko dirintis sejak 2004 oleh Suyanto bersama rekannya, Eko Sulistio. Keduanya merintis jualan bebek goreng dari nol, dengan mendirikan tenda di pinggir jalan. Dengan prinsip kerja keras dan terus mengembangkan usaha, akhirnya membuahkan hasil. Sekarang memiliki tiga cabang Bebek Goreng Pak Eko. Yaitu di Bawen terdapat dua tempat, dan satunya di Ungaran.

Menurut Suyanto, mencari customer gampang-gampang susah. Harus bersabar dan mencari solusi terbaik dalam peningkatan pelayanan. Tidak mudah juga untuk mengembangkan usaha sampai di luar kota. Karena itulah, keduanya lebih fokus mempertahankan kualitas dari cabang yang sudah ada. “Salah satunya mencari bahan baku yang terbaik untuk usaha kami. Itu yang kami jaga,” ujar Suyanto.

Baca juga:  Warung Seafood Hezleem, Sajikan Cita Rasa Nano-Nano

Pengunjung diberikan kenyamanan. Cukup memesan makanan di kasir dan langsung memilih tempat duduk, bisa di kursi atau lesehan. Untuk makan di tempat, nasi, lalapan dan sambal bisa diambil sendiri sepuasnya sesuai selera.

Bebek Goreng Pak Eko Bawen. (Alvi Oktafia/Jawa Pos Radar Semarang)

Menu favorit di tempat ini yaitu bebek. Sudah pasti jadi ciri khas Bebek Pak Eko Semarang. Istimewanya dari bebek ini karena dagingnya empuk, bumbunya nendang, kremesan gurih, dan rasanya merasuk sampai ke tulang. Dagingnya yang cukup besar, dengan harga yang ramah di kantong mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 65 ribu per ekor.

Menu lainnya yaitu ayam Jawa, lele dan nila. Bisa dibakar maupun digoreng. Ada juga ca kangkung, ca toge, dan ca brokoli. Pengunjung juga bisa menambah lauk seperti kepala ayam, kepala bebek, petai goreng, tahu, tempe, dan varian olahan telur. Lalapan berisi timun, kol, dan rebusan daun kates.

Baca juga:  Museum Mandala Bhakti Semarang Disulap Jadi Pusat Kuliner, Yuk Intip Ada Apa Aja

Bebek goreng Pak Eko juga memiliki sambal dengan cita rasa khas. Sambal terdiri atas tiga jenis. Sambal korek dengan level kepedasan hingga 100 persen, sambal ijo dengan level kepadasan 75 persen, dan sambal tomat dengan level kepedasan 50 persen saja.

Novita, salah satu pengunjung menyampaikan harapannya agar Bebek Eko Semarang tambah maju, ramai dan berkembang. Berharap membuka cabang di Salatiga, kota kelahirannya. “Rasanya enak dan khas banget. Favorit saya bebek goreng dan lele bakarnya Pak Eko, mantap,” ungkap Novita. (mg16/mg20/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya