alexametrics

Sensasi Pedas Sego Ndoreng Menggetarkan Lidah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Salah satu makanan khas Demak yang hingga kini masih dilestarikan adalah sego ndoreng. Sekilas mirip nasi pecel namun lauknya lebih komplet. Cita rasanya pedas menggetarkan lidah.

Tidak banyak pelaku kuliner yang kesengsem untuk membuat sego ndoreng. Alias hanya sedikit yang berjualan menu warisan leluhur di Kota Wali ini. Satu di antaranya adalah Tianah, 70, warga RT 6 RW 2, Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota.

Sego ndoreng yang dijajakan di warung emperan rumah tiap hari dijejali pengunjung. Mereka warga sekitar. Ada pula yang dari luar daerah. Seperti Kudus, Semarang, maupun perantauan dari Jakarta.

Kalau mereka kangen sego ndoreng, biasanya langsung menuju rumah Tianah. Selain di rumah, Tianah juga berjualan di Pasar Buyaran.

Baca juga:  Tambah Pemasukan Klub, PSIS Sewakan Stadion Citarum

Wartawan koran ini merasakan cita rasa sego ndoreng masakan Tianah. Sekilas serasa makan nasi pecel. Namun, lauknya lebih komplet. Lidah terasa bergetar dengan rasa pedasnya. Nasi putih dipincuk dengan daun pisang yang kemudian ditaburi “uyah goreng” atau srondeng dari kelapa parut yang digoreng.

Sego ndoreng khas Demak bercita rasa pedas. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

Selain itu, ada godong petet dan isinya. Ada pula, kembang turi, rebung, kecambah, kacang panjang, jentut, dan botok talas. Agar lebih lengkap, ditambah gorengan bakwan, sayur tahu bacem  dan tempe kemul. Makanan ini cocok disantap pagi hari.“Dulu, yang jualan ibu saya. Kemudian, saya lanjutkan. Sudah 40 tahun saya jualan,” kata Tianah.

Seorang pelanggan sego ndoreng, Tohir, 65, warga  Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah merasa belum puas jika tidak makan sego ndoreng Tianah. Ia selalu menyempatkan diri sarapan pagi di warung Tianah usai jalan-jalan atau olahraga sepeda sehat sepanjang 7 kilometer.

Baca juga:  Serba Klenger, Pernah Bikin Bakso Seberat 55 Kg

Angger isuk (tiap pagi) mampir warung Bu Tianah ini. Sego ndoreng kesukaanku. Murah meriah. Rasanya mak nyus,”katanya sembari makan dengan lahap sego ndoreng dalam pincuk yang pegangnya.  (hib/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya