Huhah-Huhah! Mangut Beong Magelang Yang Mampu Menggoyang Lidah

476
Mangut ikan beong menggugah selera, dimasak dengan bumbu ndeso. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Berwisata di Candi Borobudur kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi mangut beong. Masakan nusantara ini sangat terkenal di Magelang. Dijamin menggoyang lidah.

Salah satu tempat kuliner yang menyediakan menu beong adalah rumah makan Sehati Selera Pedas. Lokasinya di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Warung makan ini disebut pelopornya masakan beong. Lokasinya bisa dijangkau dari Desa Wringinputih. Dari Candi Borobudur menuju arah Salaman. Sekitar 7 menit sampai di Balkondes Kembanglimus. Depan balkondes inilah warung Sehati berada.

Di sini, mangut beong dimasak “menantang” dengan kiloan cabai rawit. Huhah-huhah. Pedas! Tenang, ada es dawet nangka atau durian sebagai penawarnya. Harga segelas minuman segar ini Rp 5.000.

Pemilik warung, Istiqomah menyebut ikan beong tidak sama dengan ikan lele. Meski jika dilihat agak mirip. Ada patil, dan kumisnya. Tapi jika sudah dimasak, ikan yang hidup di Sungai Progo ini lebih gurih. Tekstur daging lembut, tebal, tapi durinya sama seperti ikan lele.

“Ikan beong kalau digoreng tidak banyak menyusut, dan proses masaknya lama. Digoreng setengah jam, dan dimasak setengah jam, bumbunya baru meresap,” ujarnya.

Resep memasak mangut beong, sama seperti mangut ikan air tawar lainnya. Bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, cabai, tomat, daun jeruk, daun salam, sereh, dan santan. Dengan racikan yang pas, kata Istiqomah, mangut beong bercitarasa tinggi, lezat, dan menggugah selera makan.

“Santan yang kami pakai tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer. Kuah mangut itu sedikit bening, tapi segar,” tuturnya.

Tidak heran, jika masakan ndeso ini mampu mengangkat kuliner lokal. Istiqomah bisa menjual ratusan porsi dalam sehari. Warungnya dikunjungi 200-300 orang pada hari biasa. Setidaknya 70 kilogram ikan beong habis dalam setengah hari. Pernah juga kebanjiran pelanggan sampai mencetak rekor penjualan 2 kuintal beong dalam sehari. Itu terjadi di 17 Agustus dua tahun lalu.

“Ukuran ikan beong beragam. Ada yang kecil, ada yang besar. Kepala ikan beong yang besar bisa dimakan 4-5 orang,” akunya.

Tentu saja, ukuran ikan beong menentukan harga. Kecil dihargai Rp 35.000 per ekor, sampai Rp 100.000 per ekor untuk beong berukuran jumbo. Istiqomah mulai melayani pelanggan sejak pukul 07.00-16.30 WIB.

Rumah makan Sehati Selera Pedas yang menyediakan menu Mangut ikan beong . (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Semarang)

Menceritakan asal bahan baku didapatkan, Istiqomah jadi ingat sejarah munculnya ide membuat mangut beong. Sebetulnya, warung ini milik ibunya, Murniah. Berdiri sejak tahun 1996. Warungnya sederhana. Di pinggir jalan.

Sekitar pertengahan tahun 2013, ada seorang nelayan yang menawarkan ikan beong. Oleh ibunya, diolah menjadi mangut beong. Kemudian dijual. Sejak itu, pelanggannya banyak yang jatuh cinta. Warung semakin ramai. Sang ibu yang kualahan melayani pembeli, meminta ia dan dua saudaranya berhenti bekerja di pabrik.

“Saya jadi belajar masak, sampai sekarang saya yang meneruskan memasak. Ibu sudah istirahat di rumah, karena sudah sepuh,” tambahnya.

Perkembangan usahanya yang pesat, sang ibu membeli tanah. Sekitar 200 meter dari jalan raya. Tepatnya tahun 2015, warung berpindah. Sebagai rasa syukur, di hari pertama buka, ia menggratiskan makan beong dan menyajikan hiburan.

Ramainya pengujung warung tidak lepas dari peran tokoh nasional. Kala itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maria Elka Pangestu menikmati mangut beong. Sejak itu, warungnya tambah ramai. Ia menyebut, banyak pejabat nasional dan daerah yang sering mampir. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata 2014-2019 Arief Yahya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan sebagainya. Deretan artis juga ada, seperti Tengku Zacky, Adji Pangestu, Krisna Mukti, Tri Utami, Markus Horizon, kemudian grub band Padi dan Gigi. (put/zal/bas)