Sajikan Nuansa Klasik, Ditemani Golden Sunset

Omah Kembang Merbabu Kabupaten Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Kabupaten Magelang tidak pernah kehabisan tempat staycation. Gaya liburan yang notabenenya menawarkan kemegahan alam seakan tiada habisnya. Kepungan beragam gunung membuat daerah ini mampu memanjakan mata dari setiap penjuru.

Gunung yang mengitari Kabupaten Magelang terus menyita keindahan alam yang makin eksotis. Apalagi didukung dengan keberadaan kafe, resort, hingga villa. Salah satunya Omah Kembang Merbabu.

Tempat ini bisa menjadi pilihan menikmati kemegahan alam dari penjuru timur. Jika cerah, mata pengunjung akan tertuju hamparan alam Gunung Andong dan Telomoyo. Jika beruntung, golden sunset pun bisa disaksikan dari bilik Gunung Sumbing, Sindoro, bahkan Prau. Di sebelah timur pun tak kalah dengan latar belakang gagahnya Gunung Merbabu.

Lokasi Omah Kembang Merbabu berada di Jalan Ngablak – Grabag, Dusun Krangean, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak. Sekitar 45 menit dari pusat keramaian Kota Magelang. Dekat dengan Cerita Cafe Eat and Eatery yang telah berdiri lebih dulu.

Baca juga:  Tebing Longsor di Tiga Tempat

Ketika masuk, pengunjung akan dibuat terpana dengan gedung megah berwarna putih. Pilar raksasa menopang bangunan klasik gaya Eropa. Tempat ini juga mendukung outdoor dan indoor. Bisa dine-in dan juga take away.

Mengusung konsep resort and resto, Omah Kembang Merbabu menyajikan all in one staycation. Selain menikmati sajian makanan dan minuman, tempat yang luas mendukung adanya playground, kolam renang, villa, dan spot foto instagramable.

Dengan tagline selera klasik bertemu selera tradisional, menyajikan menu signature lokal. Yaitu teh Trasan dan Geplak khas Ngablak. Teh Trasan terbuat dari daun teh yang fresh. Diseduh dengan air panas tanpa melalui proses pengeringan. Disajikan dalam bentuk poci kecil beserta garam dan gula jawa.

Baca juga:  Masa Transisi, Guru yang Diterima PPPK Boleh Rangkap Tugas

Cara menikmatinya pun unik, dengan menambahkan sedikit garam untuk menghilangkan rasa getir dan “langu” dari daun teh yang baru dipetik. Gula Jawa bukan dicampurkan ke teh. Melainkan dikulum di mulut sambil meminumnya. Meski agak asin namun rasanya lebih fresh dan alami daripada teh pada umumnya. Harga Teh Trasan dibanderol Rp 22 ribu sedangkan Geplak Ngablak Rp 17 ribu per porsi.

Disamping itu terdapat aneka makanan dan minuman lain. Salah satu best sellernya adalah sup matahari dan nasi goreng Awur-awur yakni campuran nasi jagung dan nasi beras. Selain itu juga terdapat beragam menu sup, wedang, jus, kopi, dan beragam olahan nasi. “Kita banyak mengangkat makanan khas nusantara terutama produk lokal Ngablak sendiri,” kata pengelola Omah Kembang Merbabu Thomas Agus Riyanto.

Baca juga:  Wisata Menara Eiffel di Tengah Rawa Pening

Omah Kembang Merbabu juga memberikan pelayanan penginapan berupa villa dan family room. Terdapat tiga villa yang berkapasitas enam orang. Tarif penginapan villa dibanderol Rp 2,5 juta per hari. Sementara family room yang mirip hotel Rp. 800 ribu per hari untuk empat orang.

Agus menambahkan, jam operasional Omah Kembang Merbabu mulai pukul 09.00-19.00 WIB. Resto tersebut merupakan satu-satunya dan tidak ada cabang lain. Para pegawai memberdayakan dari warga sekitar Ngablak. Kedepan akan dilakukan pengembangan berupa greenhouse. “Untuk menyajikan beragam sayuran kepada pengunjung sekaligus menjadi bahan baku yang disajikan,” tambahnya. (mia/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya