alexametrics

Menikmati Pegunungan Dieng dari Jalur Bawang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Jalur Bawang menuju Dieng di Kabupaten Batang punya pemandangan panoramic yang mampu memanjakan mata. Banyak orang menyebut dengan jalur Kahyangan. Jalannya beton dan mulus. Membentang sepanjang 13 kilometer di atas dataran tinggi Dieng. Lembah-lembah hijau dan alam pegunungan jadi daya tarik tersendiri.

Di tengah-tengah jalur itu ada rest area. Lokasinya di Sigemplong, Desa Pranten, Kecamatan Bawang. Spotnya menarik. Alam pegunungan terlihat sangat cantik dari sana. Pengunjung bisa bersantai sambil menikmati berbagai kuliner di warung atau kafe yang berjajar di sepanjang jalan.

Pemandangan dan sejuknya udara mampu merilekskan badan setelah menempu perjalanan yang melelahkan. Apalagi jalur yang dilalui via Bawang terbilang ekstrem. Ada tiga tanjakan tajam yang berkelok.

Baca juga:  Indahnya Jalur Tol Kahyangan di Desa Wonolelo, Membelah Sawah Lereng Merbabu

Banyak pengunjung yang menyempatkan datang pagi dan siang. Jika cuaca mendukung, pengunjung akan disuguhkan hamparan pegunungan yang memukau. Namun terkadang kabut turun menutupi pandangan. Pengelihatan hanya beberapa meter saja. Hawa dingin kabut menerpa kulit. Serasa berada di atas awan.

Saat sore, pemandangan terlihat lebih indah. Golden hour selalu siap menemani sebelum matahari terbenam. Semburat sinar mentari memancar di sela langit senja. Seakan mencoba keluar dari halangan awan-awan.

“Pemandangan bagus banget, tidak sengaja lewat sini. Lihat langitnya yang bagus, rombongan kami akhirnya berhenti. Foto-foto sama nyantai dulu minum kopi,” kata Udin, 29, salah satu pengunjung yang kebetulan berada di sana saat sore.

Baca juga:  Ekspedisi Indonesia Baru Dimulai dari Tol Kahyangan

Udin bercerita, sebelum matahari terbenam cuaca cukup mendung dan hujan. Jarak pandang sangat terbatas, tertutup kabut. Ia tak menyangka, ketika pukul 18.00 WIB langit berubah cerah. Masih seperti siang, namun cepat redup berganti malam.

Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai spot selfie buatan. Seperti simbol love, bangunan bersejarah, dan lain sebagainya. Ya, jalur yang sempat viral beberapa waktu lalu itu semakin berkembang. Pemkab Batang telah menata ulang area wisata tersebut. Sehingga tidak terlihat kumuh oleh para pedagang.

Objek wisata jalur Kahyangan juga dilengkapi fasilitas trip jeep. Mobil-mobil jeep bisa mebawa pengunjung menelusuri jalur tersebut. Bagi yang ingin bermalam, ada juga fasilitas camping ground. Menyediakan tenda dan perlengkapan camping. (yan /zal)

Baca juga:  Tanah Retak Ancam Puluhan Rumah di Desa Tieng

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya