alexametrics

Wisata Sumber Mas Kali Odo, Air Keluar saat Kemarau, Malah Mati saat Penghujan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Kali Odo di Dusun Karang Nongko, Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang masih menjadi pilihan wisata air bagi sebagian masyarakat. Meski saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tapi wisatawan yang berkunjung tetap banyak.

Wisata Sumber Mas Kali Odo menjadi salah satu wisata yang unik di Desa Gedangan. Air yang mengalir dari sumber mata air ini keluar di saat awal musim kemarau. Justru pada saat musim penghujan, sumber mata air ini tidak mengalir dan mati. “Itu yang keunikan dari Kali Odo mas,” ujar warga sekitar Kali Odo Suparman.

Selain menjadi salah satu wisata yang ada di Gedangan, Kali Odo menjadi sumber mata air yang digunakan untuk mengairi kurang lebih 50 hektare persawahan masyarakat. “Kali Odo dulunya terbentuk secara alami, sudah dari dulu lamanya,” ungkapnya.

Baca juga:  Menikmati Sunset dengan Alam Persawahan

Desa Wisata Gedangan merupakan buah dari masyarakat setempat dengan semangat gotong royong. Dengan adanya potensi yang bisa dikembangkan memunculkan gagasan untuk membentuk desa wisata. Diresmikan sekitar November 2016, Desa Wisata Gedangan sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Semarang dan Provinsi Jawa Tengah.

Siti Khalimah, salah satu masyarakat yang memiliki usaha penyewaan ban di lokasi Kali Odo mengatakan bahwa saat ini pengunjung terbilang ramai. Walaupun kondisi masih pandemi. “Mungkin ngepasin Kali Odo pas ada airnya, jadi itu yang membuat masyarakat berkunjung,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini yang menjadi kendala pengunjung di Kali Odo adalah cuaca yang sering hujan. Namun dari segi fasilitas Wisata Sumber Mas Kali Odo sudah bisa dibilang lengkap. Terdapat gazebo, beberapa warung, toilet, dan bilik untuk ganti baju. (cr5/ton)

Baca juga:  Wisata Menara Eiffel di Tengah Rawa Pening

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya