alexametrics

Menikmati Keindahan Danau Banaran Kendal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Danau Banaran Kendal merupakan salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi. Menawarkan keindahan alam sambil menikmati berjalan di atas air.

Danau Banaran terletak di Surugajah, Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Danau ini sebenarnya merupakan DAM atau bendungan milik PTP Banaran. Air bendungan tersebut digunakan untuk keperluan perkebunan. Seperti menyiram tanaman.

Tapi karena air yang jernih dengan view yang indah, akhirnya dimanfaatkan menjadi destinasi wisata. Air danaunya sangat bening dan tampak berwarna hijau kebiruan. Karena pantulan dari rimbunya pepohonan yang mengelilinginya. Selain itu, pemandangan langit yang memantul di air danau semakin menambah keindahan. Tak ayal, bendungan yang memiliki fungsi sebagai sumber irigasi tersebut menampilkan view yang kece banget.

Baca juga:  Belajar dan Bermain dengan Monopoli Pesawat Sederhana

Pengunjung juga dimanjakan dengan rimbunnya pohon yang ada disekitar danau. Kesan alami semakin menambah keindahannya.

Sebelum tiba di lokasi, pengunjung bakal disuguhkan dengan kebun cengkeh yang asri dan segar. Sebenarnya danau ini merupakan destinasi wisata lawas. Tetapi kembali hits karena mulai dikenalkan anak-anak muda di Kabupaten Kendal.

Lokasinya sebenarnya agak tertutup dengan perbukitan dan kebun cengkeh. Tapi itu yang menawarkan sensasi alam luar biasa. Bagi yang berkunjung juga bisa berjalan di atas danau karena ada semacam talud di tengah danau. Hanya saja, tentunya harus rela berbasah-basahan.

“Pemandangannya sangat keren dan sejuk. Bahkan bisa berjalan diatas air danau yang indah,” aku seorang wisatawan  asal Kaliwungu, Syukron kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Telkom Jateng Ajak Gowes Bareng, Sambil Mengenal Sejarah Solo dan Berbagi

Untuk tiket masuk ke Danau gratis. Pengunjung cukup membayar parkir yang dikelola relawan yang menjaga danau tersebut. Untuk menikmati keindahan Danau Banaran, ternyata jalan yang dilalui tidak mudah. Harus menempuh perjalanan sekitar 8 km dari pusat kota, dengan kondisi jalan yang masih belum baik.

Jika musim hujan, wisatawan bakal disuguhi jalanan yang berlubang dan berlumpur. Sehingga kondisi kendaraan diwajibkan harus fit seratus persen. “Tapi begitu sampai semua terbayarkan. Bisa menikmati keindahan alam dan danau yang begitu eksotis,” akunya (dev/fth)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya