alexametrics

Bali Ndeso, Nikmati Kuliner Nusantara di Daringan Kesongo Kultur Tuntang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Tidak perlu diragukan lagi, Kabupaten Semarang memiliki banyak sensasi kuliner dengan sajian alam yang menarik. Sensasi menikmati kuliner Jawa Tengah dengan mata dimanjakan sawah dengan latar Merbabu dan Telomoyo. Tentu ini menjadi pengalaman menyenangkan dan terlupakan bagi siapa pun.

Tempat ini berada di tengah-tengah Kota Semarang dan Kota Salatiga. Butuh 45 menit dari pusat Kota Semarang untuk bisa menemukan tempat bernama Daringan Kesongo Kultur ini. Tempatnya lumayan mudah ditemukan. Namun karena berada di tengah sawah, pengunjung harus melewati permukiman warga yang jalannya sempit. Hanya bisa dilalui satu mobil.

Daringan Kesongo tidak hanya menyajikan pesona alam Rawa Pening. Semilir angin segar dari Rawa Pening akan menyambut kedatangan, dipadu dengan megahnya gunung Merbabu dan Telemoyo yang memanjakan mata. Kalau beruntung, pengunjung juga bisa menemukan keramahan para petani setempat yang tengah berladang di sekitar tempat tersebut.

Baca juga:  Resep Rahasia Ini Bikin Garang Asem Bu Umi Punya Ciri Khas

Pengelola Daringan Kesongo menyediakan berbagai menu makanan khas Jawa Tengah. Mulai dari klepon, sayur buntil, sate keong, hingga nasi bakar ayam kemangi. Semua makanan dimasak oleh warga sekitar. Tentu dengan harga yang terjangkau. Mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 10.000.

“Ini semua dengan biaya BUMDes jadi memang kita semuanya dikelola warga. Yang masak ibu-ibu, pramusaji dan admin karang taruna dan penjagaan bapak-bapak sini. Temanya pun bali ndeso (pulang desa, red) sehingga semuanya nuansa alam,” ungkap admin tempat wisata kuliner Daringan Kesongo Kultur Wulan Utami.

Mereka juga menyediakan 30 gubuk di luar dengan nuansa alam yang bisa dijadikan spot foto para pengunjung. Sisanya ada meja kursi yang muat ratusan pengunjung. Jam operasional hanya sampai jam 6 sore saja.

Baca juga:  Serunya Rafting di Lokasi Syuting Anglingdarma

Mengingat Daringan Kesongo Kultur taat dengan peraturan pemerintah terkait covid-19. “Dari jam 8 pagi sampai jam 6. Mau hari biasa maupun hari libur sama,” lanjutnya.

Mereka juga menyediakan kerajinan enceng gondok yang bisa dibeli untuk buah tangan. Jika berkunjung memang lebih asyik rame-rame. Tapi jangan lupa pastikan menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. (ria/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya