alexametrics

Berburu Foto Instagramable Kembanglangit Park

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Forest Kopi menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Batang. Ada berbagai spot selfie yang menarik pengunjung dari berbagai daerah. Lokasi itu dinamakan Kembanglangit Park.

Kembanglangit Park berada di Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado. Hamparan pohon pinus terbentang luas. Menjadi latar yang bisa dinikmati semua pengunjung. Suasana sejuk perbukitan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tempat tersebut nyaris tidak pernah sepi saat weekend. Lokasinya sekitar 33 kilometer dari pusat kota Batang, atau bisa ditempuh dengan satu jam perjalanan.

“Salah satu andalan Kabupaten Batang di sektor wisata sekarang adalah Forest Kopi, di sana ada Kembanglangit Park. Pengunjung dari luar daerah mayoritas mampir di tempat tersebut,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso di kantin area kantor bupati sebelum wartawan Jawa Pos Radar Semarang berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Sesampainya di Kembanglangit Park Jumat (11/2/2021), mata langsung tertuju pada jembatan gantung di atas pohon pinus. Lokasinya berada di utara meja-meja makan Forest Kopi. Sementara Kembanglangit Park di selatan Forest Kopi. Benar saja, jembatan itu menjadi salah satu ikon yang instagramable.

Saat berada di loket Kembanglangit Park, pengunjung diberi pilihan akses masuk. Ingin langsung masuk atau memutar melewati jembatan gantung. Ada satu pilihan lain yaitu melewati jaring-jaring. Tiketnya hanya Rp 10 ribu hingga Rp 35 ribu, menyesuaikan paket akses kunjungan.

Cukup disayangkan, saat musim hujan, spot jaring-jaring tidak boleh dilewati. Demi faktor keselamatan. Jawa Pos Radar Semarang pun akhirnya melalui jembatan gantung. Perlu menaiki 15 anak tangga untuk sampai di atas pohon pinus. Lokasinya berada di atas lembah. Sama dengan konsep wisata outbound. Bedanya, akses itu tidak membuat mati gaya.


Berbagai spot foto di Kembanglangit Park bisa memenuhi beranda pengunjung. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Siapapun bisa berpose dengan berbagai gaya. Bisa bersender di pegangan jembatan gantung. Atau di tengah-tengah jembatan sembari membenarkan tali sepatu juga terlihat indah. Latar perbukitan pohon pinus bisa memberikan banyak stok foto unggahan.

“Saya mengantar teman saya dari luar kota, ini yang kedua kalinya, ketagihan,” ujar Devi, warga Pekalongan yang berpapasan di atas jembatan.

Ia sangat menyukai spot jembatan gantung tersebut. Sudah mengambil foto puluhan kali, katanya. Bagi yang fobia ketinggian, jembatan itu cukup membuat gemetar. Langkah kaki membuat jembatan berayun.

Ujung jembatan gantung yang memiliki alas kayu itu adalah jembatan besi. Desainnya berupa lingkaran di tengah-tengah. Sementara di seberangnya ada dua pohon pinus besar. Keberadaannya membuat pengunjung yang melintas berhenti sejenak. Mengambil foto sepuasnya.

Usai melewati akses jembatan, pengunjung langsung dibawa ke Kembanglangit Park. Cocok untuk bersantai bareng keluarga ataupun pasangan. Gemericik air terdengar dari dasar lembah. Pengunjung bisa sekadar duduk-duduk di kursi sambil selfie. Ataupun berkeliling menjajal semua spot yang disediakan.

Pada titik awal ini, balon udara besar menarik perhatian. Balon itu bertuliskan Kembanglangit Park. Banyak orang yang rela mengantre hanya untuk mengabadikan momen di sana. Selanjutnya, bunga-bunga bermekaran sepanjang jalan menuju puncak bukit. Di puncak ternyata ada banyak spot yang bisa untuk bersantai. Seperti tenda kemping, sepeda onthel, ayunan, dan sangkar burung raksasa.

Langkah kaki seakan enggan beranjak, gemericik air sungai dan sejuknya udara membuat betah. Saat beranjak menuju pintu keluar, dua rumah pohon menjadi daya tarik lainnya. Hal itu semakin menambah deretan stok foto untuk diunggah. Dengan adanya Kembanglangit Park, Forest Kopi ini menggunakan lahan 8,8 hektare. Bekerja sama dengan PT Perhutani. (yan/lis)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya