Svargabumi yang Instagramable

437
Spot foto di Svargabumi sangat Instagramable. (Puput Puspitasari/ Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Svargabumi jadi surganya orang-orang yang “doyan” foto-foto. Tempat ini bisa menjadi alternatif wisata setelah berkunjung ke Candi Borobudur.

Svargabumi berlokasi di Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur. Atau sekitar lima menit perjalanan bermobil dari candi itu.

Cukup unik, Svargabumi memadukan konsep alam dengan hal-hal kekinian. Banyak spot foto yang dibangun di atas hamparan sawah yang ditanami padi. Warna hijau tanaman padi terlihat kontras dengan warna spot foto yang didominasi warna putih. Instagramable abis !

Pengelola Svargabumi Pungky menyebut ada 20 spot foto yang bisa dijelajahi para pencinta fotografi. Piramid, helix, gazebo, gebyok, ayunan, bed terbang, sumuran, sengonan dan sebagainya. “Bed terbang adalah spot foto yang paling favorit dan khasnya sini,” ujarnya.

Ia menempatkan beberapa petugas yang siap membantu pengunjung mengabadikan momen terbaik. Serta mengomunikasikan kepada pengunjung lain agar bisa bergantian untuk berfoto.

Tempat wisata yang dibuka resmi 8 Agustus 2020 lalu langsung dibanjiri pengunjung. Setiap hari, Pungky mencatat, sekitar 200-300 orang datang silih berganti. Puncaknya pada hari libur. Bisa mencapai 500 pengunjung dalam sehari. Kecuali Kamis, tempat wisata ini tidak beroperasi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan artis Nirina Zubir pun pernah berkunjung.”Pengunjung datang dari berbagai daerah,” ucapnya.

Melihat keramain Svargabumi, prosedur protokol kesehatan diterapkan. Ia mewajibkan pengujung bermasker, di cek suhunya. Lebih dari 37,5 derajat celcius, tidak diperbolehkan masuk.

Bagi yang lolos cek suhu, langsung diarahkan untuk membeli tiket. Dewasa Rp 25 ribu per orang, dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.

Pria asli Boyolali ini bercerita, konsep Svargabumi mirip dengan Ayana di wisata Candi Gedong Songo, Semarang. Konsep di Ayana sukses, lantas diterapkan di Svargabumi. Pemilik Ayana juga ikut mengelola Svargabumi. “Di sini, kita ingin anak muda bisa ke sawah tapi pakai sepatu,” ujarnya.

Saat ini luas lahan yang ditempati Svargabumi seluas 3 hektare. Merupakan sawah tadah hujan. Ke depan akan terus dikembangkan.

Pengunjung asal Jogjakarta, Yuli Sari Astuti, 46, mengaku senang bisa mendaratkan kakinya ke tempat wisata yang sedang nge-hits ini. Ia dengan komunitas Fotmood sengaja datang untuk berfoto-foto. Ia mengenakan kostum Timur Tengah. “Saya lihat di medsos, kayaknya asyik kalau pakai rok panjang. Jadi saya pakai kostum ini, dulu buat tari. Sekarang buat foto-foto, enjoy aja,” tuturnya.

Pengunjung lain asal Ponorogo, Jawa Timur, Linda Eka Rahayu Ningsih, 25, mengaku Svargabumi sesuai ekspektasinya. “Pemandangannya bagus. Cakep buat foto-foto. Tapi memang harus sabar gantian,” ucapnya.

Ia datang bersama teman sekantor, Zully Zunaidah asal Kediri. Foto-foto yang dihasilkan akan ia unggah di akun medsos miliknya. (put/ton/bas)