alexametrics


Wajib Swab Antigen saat Traveling selama Pandemi

Astin Kumalasari, Dosen Udinus sekaligus Traveler

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID – TRAVELING di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tentu tidak semudah seperti saat sebelum pandemi. Sejumlah persiapan kudu dilakukan. Hal itulah yang juga dilakukan traveler Semarang Astini Kumalasari.

Traveler yang juga pegiat media sosial ini membagikan tips yang perlu diperhatikan saat bepergian di masa pandemi. Tentu saja supaya aman dan nyaman. “Persiapannya lebih banyak jika dibanding sebelum pandemi,” kata Astin kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Seperti saat dirinya baru-baru ini traveling ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia harus melakukan swab antigen setiap 1 x 24 jam. Hal itu sebagai syarat mutlak bepergian di masa pandemi. “Supaya kita aman, dan memastikan tidak membawa virus (Covid-19),” ujarnya.

Selain itu, persiapan lain yang berkaitan dengan protokol kesehatan wajib dibawa. Mulai masker, handsanitizer, dan multivitamin.

“Kita tidak tahu apakah orang yang berinteraksi dengan kita itu pembawa (Covid-19) atau tidak,” katanya. “Memang sih ribet, tetapi itu sebuah keharusan untuk menjaga diri kita juga,” tambahnya.

Selain ke Labuan Bajo, Astin juga mengunjungi Kampung Adat Namata di Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Ada cerita unik saat di sana. Hampir masyarakat adat di desa itu tidak ada yang mengenakan masker. Ia pun harus ekstra hati-hati ketika berinteraksi.  “Saya menjaga jarak setiap komunikasi,” ujarnya.

Kampung adat  ini bisa dibilang wilayah yang ‘zero’ Covid-19. Meski begitu, sepulang dari sana, ia langsung melakukan swab antigen. “Hasilnya negatif,” ucap dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Udinus Semarang ini.

Penerapan protokol kesehatan ketat dialami Astin saat mengunjungi Pulau Rote, NTT.  Pun dengan destinasi wisata lainnya. Banyak dokumen yang wajib dibawa para traveler. Mulai surat kesehatan, dokumen kependudukan, dan catatan perjalanan di mana saja ia singgah.

“Di setiap tempat wisata, pengelolanya selalu mewajibkan kepada wisatawan untuk menunjukkan surat keterangan swab antigen dan KTP,” katanya.

Astin sendiri menjadi traveler sejak 2014. Hampir semua wilayah di Indonesia pernah dikunjungi. Baik sebelum maupun selama pandemi Covid-19. (ewb/aro/ap)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer