RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Angin puting beliung menghantam wilayah Kabupaten Temanggung pada Senin (29/12) siang.
Tak tanggung-tanggung, angin tersebut merusak 19 rumah warga Desa Petarangan, Kecamatan Kledung.
Peristiwa angin puting beliung terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Siang itu, terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Temanggung.
Namun di Dusun Petarangan, Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, malah dilanda angin puting beliung.
Baca Juga: Dikeluhkan Masyarakat, PKL Sawah Besar Semarang Mulai Ditata
Akibatnya, 19 rumah yang tersebar di lima Rukun Tetangga (RT) rusak dengan kerugian bervariasi.
Adapun rumah yang terdampak diantaranya di wilayah RT01 RW 01, yakni rumah milik Tarno, 1KK, 2 jiwa, mengalami rusak sedang pada bagian atap dengan kerugian Rp.4.000.000.
Kemudian, rumah milik Muhammid, 1 KK, 2 jiwa, mengalami rusak sedang dengan kerugian Rp.5.000.000, lalu rumah milik Sarwiyat 1KK,4 jiwa, kerusakan ringan dengan keruhian Rp.300.000.
Selanjutnya wilayah RT 02 B RW 01, angin puting beliung merusak rumah milik Wawan, 1 KK, 3 jiwa, kerusakan ringan dengan kerugian Rp.300.000.
Lalu rumah milik Siswoto 1 KK, 2 jiwa, rusak ringan dengan kerugian Rp.200.000, serta rumah milik Parwadi, 2 KK, 5 jiwa, kerusakan ringan dengan kerugian Rp.500.000.
Rumah rusak lainnya berada di RT 01 RW 02. Akibatnya, rumah milik Ardi 1 KK, 4 jiwa, mengalami rusak sedang Rp.20.000.000
2.Ibu Ida 2 kk 5 jiwa rumah rusak sedang Kerugian Rp.1.000.000
Angin puting beliung juga melanda wilayah RT 01/RW 03. Rumah milik Moyong, 1KK, 1 jiwa, mengalami rusak ringan dengan kerugian Rp.250.000.
Lalu rumah milik Siti Zaenab, 1 KK 2 jiwa, mengalami rusak ringan, dengan kerugian Rp. 500.000.
Bencana itu juga melanda RT 02 RW 03, merusak rumah milik Sudar, 1 KK, 3 Jiwa, kerusakan ringan dengan kerugian Rp. 250.000. Kemudian di wilayah RT 05 RW 02, rumah milik Sudiyono, 1 KK, 3 jiwa, mengalami kerusakan ringan dengan kerugian Rp 500.000, dan rumah milik Rohmadi, 1 KK, 3 jiwa, mengalami kerusakan ringan dengan kerugian Rp.300.000.
Adapun di RT 05 RW 03, angin puting beliung merusak rumah milik Tari Mulyo, 1 KK, 3 jiwa, mengalami rusak sedang dengan kerugian Rp. 5.000.000.
Di wilayah RT 07 RW 03, merusak rumah milik Jumarno, 1 KK, 5 jiwa, rusak sedang, kerugian Rp.3.000.000, dan kandang ternak milik Timbul, rusak berat, kerugian Rp. 6.000.000.
"Lalu di wilayah RT 09 RW 03 ada rumah milik Pak Wahyu, 1 KK, 4 jiwa, mengalami rusak ringan dengan kerugian Rp.300.000. Rumah Pak Tohari, 2 KK, 5 jiwa, rusak sedang, berupa kandang ayam dengan kerugian Rp.1.000.000. Dan rumah milik Pak Pawit, 1 KK, 4 jiwa, rumah rusak sedang dengan kerugian Rp.200.000," kata Kalak BPBD Temanggung Totok Nursetyanto saat dihubungi.
Akibat kejadian ini, total kerugian mencapai Rp 48,8 juta dengan 20 KK terdampak. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
Personel BPBD bersama petugas gabungan langsung meninjau lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan pendataan dan pemberian logistik kepada warga terdampak.
"Ada 2 KK terdiri 6 jiwa yang terpaksa mengungsi. Dan untuk kebutuhan mendesak berupa perbaikan rumah, kayu, serta seng atau galvalum," tambah Totok.
Adanya peristiwa angin puting beliung menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati. Terlebih, cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Temanggung diprediksi berlangsung hingga Januari mendatang. (dev)
Editor : Baskoro Septiadi