Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Unik! SPPG di Temanggung Antarkan MBG Sambil Bermain Kesenian Warok

D

 


Advertisement

Tim SPPG Danupayan mengantarkan MBG ke sekolah-sekolah dengan berpenampilan seni tradisional Warok khas Temanggung, Senin (19/1).
Tim SPPG Danupayan mengantarkan MBG ke sekolah-sekolah dengan berpenampilan seni tradisional Warok khas Temanggung, Senin (19/1).

 

RADARSEMARANG.ID, Temangung - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Temanggung dikemas dengan cara unik.

Advertisement

Salah satunya dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Danupayan di Kecamatan Bulu.

SPPG Tersebut mengantarkan MBG ke sekolah-sekolah dengan iringan kesenian tradisional Warok, khas Kabupaten Temanggung.

Sontak, hal ini membuat suasana pembagian makanan berubah menjadi pertunjukan budaya yang menghibur.

Inovasi tersebut salah satunya diterapkan di SD Negeri Wonosari serta SMP Negeri 2 Bulu, Kecamatan Bulu.

Kedatangan tim SPPG, berpenampilan seperti pemain Warok, lengkap dengan riasan khas dan gerak tegas saat memasuki halaman sekolah.

Spontan, sorak anak-anak pecah. Beberapa siswa bertepuk tangan, sebagian lain berlari mendekat, dan siswa lainnya ikut menari Warok bersama tim SPPG.

Guru SDN Wonosari, Gandi Saputra, mengatakan, kehadiran Warok membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti program MBG. Ia menyebut, siswa di sekolahnya terkadang enggan menyantap MBG yang disajikan.

Namun, sejak ada inovasi kesenian Warok, siswa-siswi bersemangat dan justru menunggu kehadiran MBG.

“Antusias siswanya luar biasa. Anak-anak dari kelas 1 sampai kelas 6 yang biasanya kadang tidak mau makan, sekarang justru menunggu kehadiran MBG. Dengan adanya Warok, mereka jadi tambah semangat untuk makan,” ujarnya Senin (19/1).

Menurut Gandi, pelayanan MBG dari SPPG Danupayan selama ini dinilai sangat baik. Ia berharap ke depan variasi menu bisa semakin ditingkatkan.

“Pelayanannya sudah bagus, mungkin ke depan varian menunya bisa lebih beragam. Kehadiran Warok ini semakin melengkapi kualitas MBG,” tambahnya.

Tim SPPG Danupayan berpenampilan Warok disambut antusias siswa.
Tim SPPG Danupayan berpenampilan Warok disambut antusias siswa.

Sementara itu, Mitra SPPG Danupayan, Risa Kurnia Sari, menjelaskan, kolaborasi MBG dengan kesenian Warok dilakukan karena Temanggung dikenal kaya akan tradisi seni. Ia sengaja mengajak relawan SPPG untuk tampil beda saat mendistribusikan MBG.

“Kami sengaja menggabungkan MBG dengan kesenian lokal, khususnya Warok, supaya anak-anak lebih semangat menyambut MBG dan program ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Risa mengaku tidak menyangka inovasi tersebut mendapat respons luas dari masyarakat. Ide ini hanya bermula ingin memberikan hiburan untuk anak-anak sekolah agar senang menyantap MBG.

“Awalnya hanya ingin memberi hiburan agar anak-anak senang, ternyata bisa booming dan viral. Anak-anak juga jadi lebih tertarik belajar kesenian Warok,” ungkap Risa.

Saat ini, SPPG Danupayan melayani sekitar 2.900 penerima manfaat. Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya yang mencapai lebih dari 3.700, seiring pemerataan layanan ke dapur-dapur lain. Setiap dapur dibatasi sekitar dua ribu penerima manfaat agar pelayanan tetap optimal.

Untuk menu MBG, lanjut Risa, antara lain ayam chicken pop, cah brokoli, tahu bacem, serta buah semangka. Ke depan, SPPG Danupayan berencana menghadirkan kejutan serupa secara berkala.

“Mungkin tiap dua pekan sekali kami tampilkan kesenian atau hiburan lain. Supaya anak-anak selalu punya sesuatu yang ditunggu saat MBG datang,” tandas Risa. (dev)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Viral Motor Listrik di Dekat Tumpukan Sampah, Begini Tanggapan BGN

Viral Motor Listrik di Dekat Tumpukan Sampah, Begini Tanggapan BGN

Video motor listrik diduga MBG terparkir dekat tumpukan sampah viral. BGN dan Kejagung membantah kendaraan itu terkait pengadaan motor listrik mereka.

Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, Ribuan Warga Terdampak, Ini Data Terbaru Kasus MBG

Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, Ribuan Warga Terdampak, Ini Data Terbaru Kasus MBG

Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di sejumlah daerah pada 2026. Simak data korban,

Ratusan Siswa TK, SD Sampai Lansia di Bawang Batang Diduga Keracunan Usai Makan MBG

Ratusan Siswa TK, SD Sampai Lansia di Bawang Batang Diduga Keracunan Usai Makan MBG

Kembali terjadi kasus keracunan MBG, kali ini menimpa ratusan siswa TK,SD hingga lansia di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer